Ngaji Bareng Ansor : Menjaga Tradisi dan Menggali Kembali Kekayaan Islam Nusantar

30

Ngaji Bareng Ansor : Menjaga Tradisi dan Menggali Kembali Kekayaan Islam Nusantar

Kamis, 29 Oktober 2020 pondok pesantren alfalah jatinangor menggelar peringatan maulid nabi muhammad SAW. Acara tersebut di ikuti oleh para santri dan asatidz juga asatidzah pesantren. Momen tersebut juga dihadiri oleh pengurus Ansor PAC jatinangor.
Momen peringatan maulid tersebut berlangsung dengan khidmah diisi juga dengan kreatifitas santri seperti pembacaan puisi, ceramah santri, seni terbangan dan pembacaan berjanji yang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya dalam memperingati maulid nabi.
Tak lupa pula diisi dengan tawassulan yang dipimpin langsung oleh kiayi cece sebagai pengasuh di pesantren alfalah tersebut. Beliau dengan khidmat membacakan silsilah tawassul kepada para pendiri nahdlatul ulama para muassis para ulama khususnya kepada muasis kecamatan jatinangor.
KH. Erwin gutawa dalam ceramahnya mengatakan bahwa momen maulid nabi pada tahun ini bertepatan dengan peristiwa bersejarah di negeri tercinta ini yaitu peristiwa sumpah pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2020. Beliau juga mengatakan mudah mudah an dengan momentum sejarah maulid nabi ini bisa mendorong ghiroh kepemudaan khususnya bagi gerakan pemuda ansor yang sampai saat ini memperjuangkan keutuhan NKRI juga menjaga para kiayi. Ghiroh sumpah pemuda pun bisa menjadi pemacu semangat bahwa pemuda sebagai agen perubahan,, masa depan negeri ini ada di pundak para generasi muda. Beliau juga memaparkan sejarah tentang kelahiran Nabi Muhammad,, dn sejarah kenapa maulid ini selalu di selenggarakan tiap tahunnya khususnya di pesantren alfalah jatinangor ini.
Setelah acara maulid selasai digelar dilanjutkan dengan pengajian rutinan rijalul ansor dengan tema ngaji bareng ansor yang dilaksanakan secara rutin di pesantren alfalah jatinangor dengan bahasan beberapa kitab untuk menunjang dan mengontrol arah gerakan agar sesuai dengan arah tujuan gerakan pemuda ansor yang sesuai dengan peraturan organisasi dan PDPRT ansor.
Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader pemuda ansor, selain bernostalgia dengan kegiatan pesantren karena sebagian besar pengurus gerakan pemuda ansor merupakan santri yang pernah mengalami kehidupan pesantren, Juga mencari keberkahan dalam berorganisasi juga dalam kehidupan pribadi, pungkas nanang wahyu ketua gerakan pemuda ansor jatinangor di sela sela santap hidangan yanng telah di sediakan.
Insya Alloh setiap kegiatan gerakan pemuda ansor akan di isi oleh kegiatan tawassul dan marhabaan sebagai tradisi yang harus kita lestarikan ungkap sahabat agus taufik habibi sebagai sekretaris.