GP Ansor Gelar Bedah Buku Radikalisme di Media Sosial, Sebagai Ruang Dakwah Digital

36

BOGOR – Dalam momen Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023 Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bogor menggelar bedah buku Radikalisme di media sosial sebagai ruang dakwah digital.

Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Budiguna Desa Tajur Kecamatan Citereup Kabupaten Bogor, Kamis (26/10). Hadir Stafsus Menteri Agama RI Muhammad Nuruzzaman, M.SI, Ketua PW GP Ansor Jawa Barat Sahabat H.Deni Ahmad Haedar, Ketua GP Ansor Kab Bogor Sahabat Dhomiry A Ghazaly, Ketua Ansor Kota Bogor, Para Kepala Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten, Kasat Intel Polres Bogor AKP Ari Nugroho, Kepala KUA, Ketua PAC Ansor serta para Akademisi dan Santri.

“Kami ingin memberikan pemahaman mengenai isi dari buku radikalisme di sosial media sehingga peserta dapat mengetahui dan memahami isi dari buku radikalisme di sosial media,”ujar Dhomiry A Ghazaly ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor.

Ia juga menilai, dalam kegiatan ini juga bisa
meningkatkan minat baca peserta serta menambah wawasan tentang radikalisme di sosial media, untuk pencegahan.

“Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media sosial oleh pelajar muslim dan pemahaman mereka tentang radikalisme,”ujar Dhomiry.

“Hasil penelitian ini menjadi sinyal yang harus diwaspadai orang tua, para pendidik tentang seberapa mengkhawatirkannya generasi milenial muslim dalam menggunakan internet,”sambungnya.

Kegiatan tersebut juga di sambut baik pimpinan ponpes Budiguna KH. Abdul Aziz
. Ia mengatakan, para peserta dari kalangan masyarakat dan santri ini akan mendapatkan manfat besar aspek pengetahuan baru.

“Saya mengucapkan, selamat datang untuk para peserta dan tamu undangan di ponpes Budiguna, berkah guru pembangunan fisik ponpes bisa bisa maksimal,”tuturnya.

“Hadir kepala kantor kementerian Agama kabupaten Bogor, “Keynote speaker kali ini adalah stafsus menteri Agama, terima kasih lepada kanktia yang sudah menyiapkan acara sampai bisa terlaksana dengan baik,”ujarnya.

Sementara itu, ketua PCNU Kabupaten Bogor, Dr. KH Aim Zaemudin, MA, mengatakan, membaca buku radikalisme di media sosial ini penting untuk generasi masa sekarang guna pencegahan paham radikalisme.

“Acara bedah buku ini penting dan besar manfaatnya bagi para peserta terutama generasi muda, agar lebih berhati – hati dalam memilih referensi informasi digital,”imbuhnya.

Muhamamd Nuruzzaman Sebagai Keynote Speaker mengungkangkap bahwa dalam menulis buku radikalisme di media sosial sebagai bahan kajian dalam mengkal radikalisme di bumi pertiwi, “Ansor ikut serta dalam memperjuangkan Republik ini jadi kita harus sekuat tenaga untuk mempertahankan,”pungkasnya.

Pewarta : Mas Aji
Editor : Kang Yana