FAHMI SIDDIQ : ANSOR KAB. TASIKMALAYA SATU KOMANDO SATU BARISAN MENOLAK POLITISASI AGAMA

66

Tasik, Ansor Jabar Online
Sebagaimana diketahui, Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas telah memberikan himbauan agar menjauhkan bangsa dan republik ini dari Politik Identitas bermuatan SARA.
“Oleh karena itu bapak ibu sekalian, saya berharap nanti bapak ibu sekalian dalam memilih pemimpin negeri ini untuk 2024-2029 benar-benar dilihat rekam jejaknya. Jangan karena bicaranya enak, mulutnya manis, mukanya ganteng itu dipilih, jangan asal begitu, harus dilihat dulu track record-nya,” kata Menag Yaqut pada Jumat 29 September 2023.
Kemudian ia pun sempat mengingatkan saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 serta Pemilu 2014 dan 2019 yang menggunakan agama untuk kepentingan politik.
“Kita masih ingat, kita punya sejarah yang tidak baik atas politik penggunaan agama dalam politik, kita punya sejarah tidak baik beberapa waktu yang lalu ketika pemilihan gubernur DKI Jakarta kemudian dua pilpres terakhir, agama masih terlihat digunakan sebagai alat untuk mencapai kepentingan kekuasaan,” kata Gus Yaqut.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya Fahmi Siddiq sangat sepakat dan mendukung sekali pernyataan dari Menteri Agama Gus Yaqut, ia pun mengatakan bahwa Ansor Kabupaten Tasikmalaya Satu Barisan Satu Komando menolak politisasi Agama dipakai untuk kepentingan pilpres, “kami akan lawan siapapun yang melalukan politisasi agama yang akan merusak NKRI, Satu Komando dengan Ulama-ulama NU” Pungkasnya

Pewarta : Ahmad Arip