TAK BOLEH KERAS

TAK BOLEH KERAS

Hanya segelintir jama’ah yang menjamah
Walau suara panggilan tak pernah jengah
Hanya sebagian kecil yang terpanggil
Walau muadzin memanggil kala pagi menggigil

Ajaran jelas mengulas tegas
Tak boleh keras
Walau syiar katamu berlandas
Tak boleh mengganggu
Walau kebaikan yang di seru
Apalagi ragam cerca dan maki
Walau kau mengatasnamakan kitab suci.

Bukan sekedar toa, tapi menata kita beragama
Tidak sekedar edaran, tapi agar kita toleran
Sang Menteri bukan sedang cari kerjaan
Tapi menjawab pelbagai keluhan
Gus Menteri bukan sekedar mempidatokan
Tapi menata pikir dan pandangan

Saatnya berinterospeksi
kala mu’adzin mengumandangkan asma-Nya
Bukankah kita masih asyik di meja?
Saatnya kita membuka hati
Kala kalam-kalam diajarkan di toa?
Bukankah kita masih asyik berstrategi?

Lapangan Banteng, 25 Pebruari 2022
*Ruchman Basori*