Syuriah MWCNU Rajapolah tuntun dua kalimah syahadat Muallaf

328

Masjid Besar Kecamatan Rajapolah, masjid malikul Falaah menjadi saksi dua hamba Allah warga Babakan Payung Cihideung Kota Tasikmalaya memeluk agama islam, mengikrarkan diri dan membaca syahadat dituntun syuriyah MWCNU Rajapolah KH. Uun Husaeni dan disaksikan sahabat GP. ansor Rajapolah, muspika Rajapolah dan turut hadir pada kesempatan itu Bapa Wakapolresta Tasikmalaya KOMPOL Dhony Erwanto

Tepat pukul 11.20 hari Jumat (21/07/2023) dua hamba Allah atas nama Jepri Novianus Lilipali dan ibunda Ani Rini Nuraeni berikrar menjadi mualaf atau memeluk agama islam.

Pembacaan syahadat oleh dua orang non muslim yang ikhlas tanpa paksaan memeluk agama islam ini berlangsung khidmat dan diikuti isak tangis bahagia para jemaah masjid malikul falaah yang berdatangan pas diwaktu datangnya jadwal sholat jum’at.

Seusai sholat jumah yang kala itu pertama kalinya Jepri mengikuti sholat jum’at kedua mualaf silaturahmi dan diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren Darussalam untuk konseling paska pengucapan syahadat.

KH. Ahmad Deni Rustandi menghadiahi nama Ahmad untuk jepri menjadi Ahmad Jepri Novianus Lilipali. Disela sela keakrabannya KH. Deni mengajak jepri berkolaborasi futsal bersama santri Darussalam Rajapolah.

Jepri dan Ibunda tidak bisa menyembunyikan kebahagiaanya dan terlihat ceria di hari ini. Sesekali jepri berceloteh bahwa sanya saya telah turut belajar dan mengenal islam ketika di sekolah. Sebab dia masuk sekolah umum yang notabene siswanya muslim.

“Saya sesekali suka ikut belajar agama islam disekolah umum sejak SD sampai SMK tapi pas ujian diberi soal Keristen. Jadi berpikir tentang islam sudah sejak masih sekolah. Dan Alhamdulillah hari ini di hari yang baik pula jumat bisa membacakan dua kalimah syahadat dengan para saksi dari berbagai toko masyarakat.”

Ketika ditanya bagaimana setelah masuk islam. ibunya sulit mau berkata apa saking bahagianya.