PENGURUS DAN LEMBAGA MWC NU ARJAWINANGUN RESMI DILANTIK

97

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon masa khidmah 2022-2027 resmi dilantik oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon KH.Azis Hakim Syaerozi, Acara pelantikan tersebut berlangsung di Halaman Masjid Jami’ Utama Desa Tegalgubug Kecamatan Arjawinangun, Minggu (27/3).

Dalam kesempatan itu hadir Mustasyar PBNU DR.KH.Zakky Mubarok.MA,Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH.Wawan Arwani Amin.MA, Ketua Tanfidziyah PCNU Kab.Cirebon KH.Azis Hakim Syaerozi.

Dalam sambutannya Ketua PCNU Kab.Cirebon KH.Azis Hakim Syaerozi mengapresiasi kepada pengurus MWC NU Kecamatan Arjawinangun yang sudah dilantik bersedia mendedikasikan segalanya untuk khidmah kepada Nahdlatul Ulama.

“Bahwa perkhidmatan di NU ini harus didasari dengan niat yang ikhlas, kalau tidak didasari dengan ikhlas insya Allah tidak akan mendapatkan apa-apa. NU tidak pernah mengenal apa yang selama ini dibayangkan oleh para pejabat-pejabat,kalau dilantik biasanya bulan depan sdh mengharapkan gaji,tapi kalau di NU justru ketika dilantik bulan depan akan ditanya oleh warga NU apa yang sudah diperbuat oleh NU,jadi bedanya itu jadi tidak mengenal gaji dan honor”.pungkasnya.

Acara yang diawali dengan penampilan grup hadroh JNS group,dilanjut pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan paduan suara Fatayat & Muslimat NU Kecamatan Arjawinangun dan diahiri ceramah agama oleh DR.KH.Zakku Mubarok.MA dari Jakarta.

Dalam ceramahnya, Mustasyar PBNU itu menyampaikan tentang perkembangan dan peradaban NU didunia.

“Bagaimana posisi NU dalam peradaban dunia,kira-kira 15 tahun terahir NU menjadi organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang luar biasa dibandingkan dengan yang lain jauh apalagi 10 tahun terahir itu segala perdaban dunia yang berkembang itu pasti ke NU dan tokoh-tokoh dunia selalu datang ke NU, karena apa?  mencari solusi dalam berbagai hal keagamaan bayangkan satu organisasi terbesar didunia anggotanya sekitar 109 juta NU dan itu sebetulnya masih banyak lagi NU jumlah anggotanya banyak, sebab sebuah organisasi itu kalau pengurusnya atau anggotanya ada yang meninggal atau mengundurkan diri maka habis anggotanya, akan tetapi bagi NU kalau meninggal tetap anggota NU,ini tidak ada ditempat yg lain jadi luar biasa NU”.katanya.

Masih menurut KH.Zakky Mubarok, menurutnya ada sekitar 139 negara semua belajar dari NU,inilah gambaran-gambaran dalam dunia NU sangat menentukan.

“Mengapa? karena pemahaman keagamaannya diterima seluruh kalangan karena mengembangkan ummatan wasathon.jelasnya”.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Arjawinangun H.Muhammad Manshur Hasan.MA saat ditemui dilokasi acara menyampaikan ucapan terimakasinya kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara tersebut.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu baik secara tenaga,fikiran dan materi yang sudah mensukseskan acara pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan Arjawinangun dan lembaganya.”ucapnya.

Masih menurut Manshur (panggilan akrabnya), dirinya mengaku bahwa MWC NU Kecamatan Arjawinngun berbeda dengan MWC yang lainnya, karena MWC NU Arjawinangun kepengurusan sekarang rata-rata lulusan sarjana.

“Alhamdulillah,kepengurusan sekarang banyak yang sarjana baik S1 maupun S2 bahkan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Arjawinangun masuk kepengurusan dan tidak kalah pula dengan se tingkat Pengurus Cabang, karena MWC NU Arjawinangun saat ini sudah terbentuk 10 lembaga yang kepengurusannya sudah dilantik diantaranya Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif), Robithoh Ma’ahid Al Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU), Lembaga Ta’mir Masjid dan Musholla Nahdlatul Ulama (LTMNU), Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU), Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (LESBUMI) Nahdlatul Ulama dan LAKPESDAM NU,jelasnya.

Manshur berharap setelah dilantik seluruh lembaga bisa optimal dalam menjalankan tugasnya serta menyusun program kedepan untuk kemaslahatan ummat.

“Semoga semua lembaga dan pengurus lainnya untuk bisa berkolaborasi dengan pihak manapun selagi untuk kemaslahatan ummat sesuai tema pada hari ini yaitu “Optimalisasi Kepengurusan dan Lembaga NU menuju Peradaban Baru” dan alhamdulilah sebelum dilantikpun MWC NU Arjawinangun sudah bergerak dan bersinergi dengan pemerintahan dan pihak swasta,semoga kedepan lebih baik khidmah kepada Ulama,bangsa dan negara serta semoga mendapatkan keberkahan dari Alah SWT.pungkasnya”.