Ketua GP Ansor Cirebon Siapkan Sanksi Tegas Kader yang Bergerak di Luar Komando

88

Cirebon, Ansor Jabar Online

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon, Sahabat Akhmad Ibnu Ubaidillah menyampaikan sikap yang tegas untuk kader Ansor Banser Kabupaten Cirebon.

Informasi ini didapat dari akun media sosial Wakil Sekretaris PC GP Ansor kabupaten Cirebon, Rifqy Sufian Ziady yang membagikan quotes atau kutipan yang diambil dari pidato “Sikap Politik PC GP Ansor Kabupaten Cirebon”.

Dalam postingannya, ada 3 quotes yang berbeda, meskipun dengan latar belakang yang sama yaitu sebagai berikut:

Yang pertama adalah keberadaan Ansor-Banser dalam iklim politik saat ini tidak di bawah kendali partai politik manapun, dan tidak terpancing akan perebutan kekuasaan 5 tahunan. Ansor Banser Kabupaten Cirebon harus tetap solid dibawah titah Pimpinan Cabang, Pimpinan Wilayah hingga Pimpinan Pusat.

Yang kedua, untuk kepentingan umat, bangsa dan negara, perlu dilakukan upaya membangun hubungan baik dengan semua parpol, bukan sebagai penjaga dan pembantu pemenangan salah satu kandidat tertentu, itu (penjaga dan pembantu pemenangan salah satu kandidat) hal kecil dan bukan sikap Ansor-Banser Kabupaten Cirebon.

Yang ketiga, kalimat yang sangat jelas menunjukkan sikap yang tegas dan disusul kemudian kalimat ajakan, kita akan tindak tegas secara organisasi siapapun yang bergerak di luar komando dan titah pimpinan. Oleh karenanya mari kita kawal Pemilu 2024 dengan aman dan damai sebagaimana amanat demokrasi di Republik Indonesia.

Dalam ketiga foto yang diposting dengan tiga quotes berbeda tersebut, tampak A Inu, panggilan akrab ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon, memakai kopiah hitam dan jas Ansor dengan baju putih didalamnya. Tangan kanannya mengepal tanda ketegasannya dengan tangan kiri dibalut jam tangan yang dalam posisi siap.

Bermasker juga seolah menjadi simbol, sebagaimana diketahui bahwa saat ini kondisi pasca pandemi sudah ditetapkan telah normal oleh pemerintah Republik Indonesia, tetapi ia memakai masker berwana biru langit, seolah ia sedang mengatakan bahwa ini adalah sikap tegas yang tidak bisa ditawar oleh siapapun.

Di pojok kiri atas ada logo kebesaran Ansor dengan logo Banser dan Rijalul Ansor sebagai Banomnya. Tetapi yang unik, dibalik ketiga logo tersebut ada gambar Macan yang merupakan simbol kebesaran Siliwangi, pertanda karisma dan kekuatan masyarakat Jawa Barat.

Bisa diartikan bahwa apa yang disampaikan A Inu bukan semata-mata untuk kebaikan Ansor-Banser kabupaten Cirebon tetapi untuk masyarakat Jawa Barat secara luas.

Yang terakhir adalah pemilihan warna dasar biru dan ada garis-garis putih yang ketika dilihat secara seksama ternyata ada kepala Elang di balutan biru tersebut.

Warna Biru yang menunjukkan kepercayaan dan kesetiaan sedangkan burung Elang menunjukan kegagahan dan semangat juang. Sangat mengisyaratkan seorang A Inu terkait konteksnya dalam menyikapi tahun politik ini.

Pewarta: Iin Syamsul Arifin
Editor: Wandi Ruswannur