Rutin Gelar Pengajian Cara PAC Fatayat NU Kedokanbunder Hidupkan Rutinitas Organisasi

103

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kedokanbunder menggelar pengajian di Masjid Baitul Muttaqien, Desa Kedokan Agung, Selasa (14/3/23).

Pengajian tersebut merupakan rutinitas PAC Fatayat NU Kedokanbunder dalam menghidupkan organisasi. Digelar setiap awal bulan, pengajian tersebut diikuti oleh pengurus ranting, pengurus dan anggota PAC Fatayat NU se-Kecamatan Kedokanbunder.

Ketua PAC Fatayat NU Kedokanbunder, Sri Yulia Ningsih mengatakan kegiatan ini sudah berjalan di empat desa “Alhamdulilllah ini suatu pertanda kerja-kerja organisasi sudah mulai jalan, ini juga tidak terlepas dari dukungan MWCNU Kedokanbunder dan UPZIS NU Care LAZISNU,” katanya

Dalam menghidupkan organisasi ini kata Sri sapaan akrabnya, perlu tekad dan niat yang murni agar rasa ikhlas dalam berkhidmat lebih terasa

“Sahabat sahabat yang saya hormati perlu kita menata niat dalam berorganisasi, memperbaiki niat, saya meyakini kita akan diakui sebagai santrinya mbak Hasyim Asy’ari ketika kita berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama,” ujarnya

Menurut Sri dengan di awali niat setiap pekerjaan akan dikerjakan sungguh-sungguh sesuai apa tujuan awal yang ingin di raihnya

“Niat berfungsi menjadikan suatu perbuatan menjadi wajib dan sunah, niat juga bisa menjadikan suatu perbuatan dinilai biasa atau berpahala,” terangnya

Setiap orang yang hendak melakukan ibadah harus mempunyai maksud sebelum melakukannya. Inilah syarat agar perbuatan tersebut dianggap sah dan bernilai ibadah

“Niat merupakan pondasi dari setiap perbuatan, baik dan buruknya amal tergantung dari niat, termasuk niat mau aktif di Fatayat NU, memperbaiki niatnya sebelum melakukan sesuatu, dan seseorang haruslah benar-benar berfikir dengan niatnya agar amal yang dilakukan tidak menjadi amal yang tidak baik dan sia-sia,” imbuhnya.

Lanjutnya Sri mengatakan dengan dibarengi niat pekerjaan yang di kerjakan berpeluang tinggi mendapat keberkahan dan pahala “Dengan menata niat yang ada di hati kita bisa berpeluang mendapat banyak kebaikan dan pahala dari setiap aktifitasnya, dengan niat yang benar, seseorang bisa mendapat pahala meskipun belum mampu mengamalkan suatu amal,” pungkasnya

Perlu diketahui, pengajian rutin tersebut dihadiri oleh Sekretaris UPZIS NU Care LAZISNU Amin Hidayat, Pengurus DKM Masjid Baitul Muttaqien Kiai Amin Mubarok, KH. Abdul Hanan dan masyarakat setempat