Tahlil dan Do’a Bersama Memperingati 100 Hari Wafatnya KH. Mustafidz Rahman

Tahlil dan Do’a Bersama Memperingati 100 Hari Wafatnya KH. Mustafidz Rahman

Dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Huda Wajak Malang, KH. Mustafidz Rahman. Alumni Santri, Wali Santri se-Kabupaten Indramayu, serta masyarakat sekitar menggelar kegiatan Tahlil dan Do’a bersama.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dr. Masrurih tersebut Bertempat di kediaman, Amin Hidayat, yang merupakan salah satu alumni Pondok Pesantren Al-Huda Malang Angkatan Tahun 1999, juga merupakan Kepala SMK Nahdlatul ‘Ulama Krangkeng. Berlokasi di Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Selasa (5/1/2021) pada pukul 20.00-22.00 WIB.

Dr. Masrurih mengatakan, pihaknya sengaja mengadakan kegiatan itu untuk memfasilitasi para alumni dan wali santri yang tidak dapat hadir secara langsung ke Ponpes Al-Huda Wajak Malang Jawa Timur

“Sengaja kita laksanakan untuk memfasilitasi alumni serta wali santri yang tidak bisa menghadiri kegiatan tahlilan dan do’a bersama secara langsung ke pesantren,” katanya.

Selain itu, Amin Hidayat, selaku tuan rumah kegiatan menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran para alumni, wali santri, dan masyarakat sekitar.

“Minta ma’af apabila ada kekurangan dalam penyambutan selama kegiatan,” ucapnya.

Amin menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mendo’akan almarhum KH. Mustafid Rahman. “Sekaligus sebagai ajang silaturrahim bagi para alumni dan wali santri se-Kabupaten Indramayu,” tutupnya.

Tahlilan dipimpin oleh ustadz Nuryadi asal Indramayu berdomisili di Bekasi, sedangkan do’a bersama dipimpin oleh KH. Bunyamin yang biasa dipanggil wabun. Selanjutnya dilanjutkan dengan sarasehan bersama alumni dan wali santri

comments