Zahir Mania  Putihkan Stadion Hoegeng Pekalongan Peringati Harlah ke 7

157

Pekalongan-Puluhan ribu jamaah baik putra maupun putri telah berdatangan memutihkan stadion Hoegeng Kota Pekalongan.

Panggung besar berisi puluhan habaib dan ulama memeriahkan harlah ke 7 kelompok Grup Kasidah Az Zahir.

Hadir pada acara ini Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE.,MM bersama Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H, dan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Rizky Aditya, S.Sos,M.Han., Ketua PCNU Pekalongan H Muhtarom beserta organisasi badan otonom dibawahnya seperti Ansor. Fatayat, Muslimat ,IPNU. Ratusan banser turut menjaga keamanan selama berlangsungnya acara ini.

Acara yang dipimpin oleh Habib Zainal Abidin Assegaf ini dibuka dengan pembacaan Maulid Simthud Durar bergiliran oleh para habaib sepuh.

Dalam sambutannya Hahib Zainal Abidin menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan Majlis Az Zahir yang berjalan diusia 7 tahun.

“Kehadiran majelis ini untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, dengan membaca maulid dan Sholawat serta dzikir, ” buka Habib Ali Zainal Abidin.

Selanjutnya Habib Ahmad bin Muhammad Al Habsyi mewakili grup Az Zahir sekaligus Ketua Panitia harlah ke 7 Az Zahir mengisahkan kelahiran kelompok Grup Kasidah yang berasal dari Kota Pekalongan, Jawa Tengah pimpinan Habib Zaenal Abidin Assegaf. 

“Grup ini tidak pernah absen dalam setiap gelaran Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya pada gelaran rangkaian  Maulid Nabi Muhammad oleh Kanzus Sholawat Pekalongan.

,” buka Habib Ahmad bin Muhammad Al Habsyi

Selain di gedung Kanzus “Sholawat, hampir setiap hari sepanjang tahun hampir tidak pernah berhenti memenuhi undangan masyarakat di Pekalongan, luar Pekalongan bahkan luar Jawa. Awalnya, majelis ini didirikan oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf pada tahun 2004. Setiap hari Jumat Kliwon, majelis ini menyelenggarakan pembacaan maulid Nabi SAW. Usai melaksanakan shalat Jumat bertempat di kediaman Habib Zaenal Abidin Jalan Toba  Pekalongan, Jawa Tengah, yang sekarang menjadi markas Majelis Az-Zahir,” lanjut Habib Habib Ahmad.

“Selain majelis rutin yang diselenggarakan pada malam Jumat kliwon, Majelis Az-Zahir juga memiliki kegiatan rutin dan safari maulid di berbagai tempat, baik di Kota dan Kabupaten Pekalongan, sekitar Provinsi Jawa Tengah, dan kota-kota lainnya,” kisah Habib Ahmad Muhammad Al Habsyi.

Setiap tahunnya, Majelis Az-Zahir juga menyelenggarakan Maulid Akbar dan Haul Habib Seggaf bin Abubakar Assegaf yang dihadiri oleh para pecinta Nabi besar Muhammad SAW. 

“Majelis ini pun  diberi nama Az-Zahir, sesuai dengan nama Pondok Pesantren ayahnya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang diberi nama Az-Zahir oleh kakek beliau, Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf,” pungkas Habib Ahmad.

Pembicara yang hadir pada Peringatan Harlah Ke 7 Majelis Maulid dan Sholawat Az Zahir Kamis malam (22/6)  adalah Habib Jindan Bin Novel Salim Jindan (Jakarta) dan Habib Umar Al Munthohar (Semarang). Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Habib Luthfy bin Ali bin Hasyim bin Yahya.

Stadion Hoegeng Pekalongan penuh sesak oleh puluhan ribu jamaah, suasana begitu semarak dan meriah. Jamaah tumpek blek memenuhi stadion bahkan ruas jalan menuju stadion, karena tak mampu memuat puluhan ribu jamaah yang datang dari berbagai penjuru daerah.

. (***) Aji Setiawan