Tradisi atau budaya, bagi NU merupakan sesuatu yang dinamis, yang mengikuti cara pikir manusia dan peradabannya

163

Tradisi atau budaya, bagi NU merupakan sesuatu yang dinamis, yang mengikuti cara pikir manusia dan peradabannya.

المحُاَفَظَةُ عَلَى القَدِيْمِ الصَالِحِ وَالأَخْذُ باِلجَدِيْدِ الأَصْلَحِ

Slogan yang sangat populer ditengah tengah warga Nahdliyin, Menjadi Tema utama beberapa rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Cirebon dengan mengadakan beberapa perlombaan. Salah satunya ialah Lomba Festival Hadroh yang telah di laksanakan di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama 2, Jln Cipto Mangunkusumo. Sabtu (19/20).

Yakni sebagai upaya pelestarian nilai-nilai atau tradisi dengan tuntutan atas perubahan budaya yang menyertainya. Tradisi atau budaya, bagi NU merupakan sesuatu yang dinamis, yang mengikuti cara pikir manusia dan peradabannya. Peradaban, nilai atau budaya tidak saja berhenti pada teks, melainkan juga sebagai realitas berikut “relasi sosial” yang dihadirkannya. Sehingga “nilai” tidak berhenti pada ideologis, bahkan dogmatisme, tetapi tumbuh berkembang terkontektualisasi dalam peradaban untuk menjadi lebih baik lagi, menjadi manusia seutuhnya.

Lomba Festival Hadroh Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional 2019, dianggap penting untuk diadakan melihat generasi milenial saat ini dibeberapa kota sangat antusias menyaksikan festival atau kegiatan yang bernuansa sholawat.
Maka dari itu Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Cirebon mengadakan perlombaan Festival Hadroh sebagai upaya media dakwah kepada masyarakat khususnya kalangan milenial dan tentunya sebagai ajang pelatihan mental bagi peserta untuk menghadapi massa yang lebih besar dikemudian hari, Ujar Kyai Yusuf, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Cirebon

Perlombaan ini di ikuti oleh 24 Grup Hadroh Pondok Pesantren yang berada di wilayah Kota Cirebon. Adapun masing-masing Grup membawakan dua sholawat yaitu Sholawat AnNahdliyah dan Yalal Wathon.
Ketua pelaksana Chanifuddin Fauzan menambahkan, bahwa Maksud dan tujuan di adakannya kegiatan ini adalah sebagai upaya melestarikan budaya bangsa dengan mengakulturasikan dan mengembangkan potensi diri dalam bidang seni islami dan kreatif. Memperkokoh ukhuwah Islamiyah antara kelompok Hadroh di Cirebon. Merajut kebersamaan dalam perbedaan.

Pemenang Lomba Festival Sholawat Hadroh diraih oleh Grup Hadroh Laskar Zero One sebagai Juara 1, Nurus Syuhada Juara 2, AMC Ahbabul MAN 2 Cirebon sebagai Juara 3 dan juara harapan 1 di raih oleh HBQ Assa’idiyyah, harapan 2 diraih oleh Fiqrul Jadid, dan harapan 3 di raih oleh El-Byanilah. Dan pembagian Hadiah akan di bagikan pada saat malam puncak peringatan Hari Santri Nasional pada tanggal 26 Oktober 2019 di depan Gedung BAT Kota Cirebon yang akan dihadiri oleh Pak Wali Kota Cirebon, Ibu Wakil Wali Kota Cirebon dan Beberapa Anggota DPRD Kota Cirebon dengan Mauidzoh Hasanah KH. Faris Elt Haq Fuad Hasyim.