Tahun Baru, Ansor Kota Bandung Pilih Gelar Kaderisasi

120

Tahun Baru, Ansor Kota Bandung Pilih Gelar Kaderisasi

Malam pergantian tahun baru yang identik dengan hura-hura dan pesta kembang api, tak membuat sekelompok pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ansor NU Kota Bandung ikut larut. Mereka lebih memilih melaksanakan kegiatan rekrutmen untuk kaderisasi anggota baru, di Pondok Pesantren Al-Khidiriyah Ujung Berung Kota Bandung, 29 Desember 2019 – 1 Januari 2020.

Ketua GP Ansor Kota Bandung AA Abdul Rozak menyampaikan, jika kaderisasi adalah nafas organisasi yang harus rutin dan konsisten dilaksanakan. Kaderisasi Ansor melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) diikuti oleh 54 orang, sementara untuk kaderisasi Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) untuk Banser diikuti lebih dari 150 orang. Jadi total peserta untuk kegiatan kali ini mencapai lebih dari 200 orang.

“Peserta paling muda usia 12 tahun. Sementara yang paling tua ada yang 55 tahun. 10 orang diantaranya Banser putri atau Denwatser,” kata Rozak.

Soal pilihan waktu pada penghujung tahun, Rozak menyampaikan jika ia ingin memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi para kader pada malam pergantian tahun baru kali ini. Jika sebagaian memanfaatkan untuk hura-hura, Ansor Kota Bandung memilih untuk refleksi perjalanan organisasi selama satu tahun kebelakang.

Dalam PKD dan Diklatsar kali ini sekalian ini juga refleksi perjalanan organisasi pada 2019. Apa yang belum maksimal. Jika yang kurang adalah kegiatan keagamaan maka kita akan programkan pada 2020, jika soal ekonomi yang jadi hambatan misalnya, kita juga akan lakukan pemberdayaan kader pada tahun depan,” kata Rozak.