Program Sapa Warga Ternyata Hanya Pencitraan Kang Emil, Hasilnya Nol…

Kritik terhadap amburadulnya program bantuan sosial Pemerintah Propinsi Jawa Barat kini datang dari Kota Tasikmalaya. Pengamat Sosial Politik Kota Tasikmalaya, Opik Taopikul Haq mempertanyakan program sapa warga yang digagas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menurut Opik, andai saja program sapa warga berjalan dengan perangkat yang dicanangkan, tentunya kondisi sekarang tidak akan amburadul seperti sekarang ini.

“Ide nya kan begitu. Bagaimana para RW di fasilitasi alat komunikasi, lantas alat tersebut memungkinkan komunikasi warga secara langsung dengan Gubernur yang kendalinya oleh ketua RW setempat. Lha kenapa tidak berjalan,” katanya kepada kami melalui saluran media sosial whatsapp. Selasa (28/04/2020).

Opik menduga program tersebut tidak jalan atau hanya lip service.

“Saya cek situs sapa warga yang dikelola pemprov, nyatanya gak ada apa-apa. Coba saja cek. Jadi pertanyaannya program ini untuk apa, bagi bagi Hp itu tujuannya apa,” ujarnya.

Opik juga mempertanyakan gaya kepemimpinan Ridwan Kamil yang terkesan main sendiri atau bersolo karier. RK dalam pandangan Opik tidak mampu mengkonsolidasi birokrasi sehingga dalam satu irama yang sama.

“Jangankan Birokrasi secara sistem. Wakil Gubernur saja gak kelihatan dan terkesan tidak diperankan,” ungkapnya.

Opik yang juga Bendahara Ansor Kota Tasikmalaya menduga hal tersebut tidak terlepas dari target politik Ridwan Kamil.

“Saya pikir semua juga sudah faham arahnya kemana. Wajar saja kalau banyak yang mengatakan program Pemprov Jabar terkesan di desain untuk menunjang obesesi politik Ridwab Kamil,” kata Opik.

comments