PPKS SMK NU Krangkeng Jadi Dasar Evaluasi Sekolah dan Yayasan

49

PPKS SMK NU Krangkeng Jadi Dasar Evaluasi Sekolah dan Yayasan

Sekolah Menengah Kejuruan Nahdlatul ‘Ulama (SMK NU) Krangkeng, Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah (PPKS) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, di Gedung SMK setempat, Rabu (22/12).

Tujuan PPKS yang dilaksanakan oleh pengawas sekolah adalah untuk memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan supervisi atau pengawasan pada sekolah yang dipimpinnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Penilai atau Asesor Drs. H. Subiyanto, MM, Kepala SMK NU Krangkeng, Amin Hidayat, Guru, Staf Tata Usaha, Komite Sekolah, Pengurus Yayasan, dan Pengawas Sekolah.

“Alhamdulillah kegiatan PPKS di SMK Nahdlatul ‘Ulama Krangkeng tahun 2021 berjalan dengan lancar, kegiatan ini adalah kegiatan penutup akhir tahun setelah kegiatan prakerin,” kata Kepala SMK NU Krangkeng yang juga Wakil Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krangkeng, Amin Hidayat.

“Semoga kegiatan ini jadi momentum evaluasi bersama, baik oleh sekolah ataupun yayasan agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Amin menambahkan, evaluasi tersebut dapat Ia gunakan sebagai dasar pengembangan diri dalam melaksanakan tugasnya selaku Kepala Sekolah.

Sementara, Ketua Yayasan Thoybatul Ma’arif, Latifatul Masruroh menyampaikan, penilaian adalah suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data sebagai bahan dalam pengambilan keputusan yayasan pada periode yang akan datang.

“Alhamdulillah kegiatan PPKS bisa dilaksanakan di SMK Nahdlatul ‘Ulama Krangkeng Tahun 2021. Ini bisa menjadi salah satu rekomendasi penentuan promosi juga penghargaan,” ujarnya.

Menurut Latifatul Masruroh, penilaian tidak hanya pada aspek karakter individu, melainkan pada hal-hal yang menunjukkan proses serta hasil kerja yang dicapai seperti kualitas dan kuantitas juga ketepatan waktu kerja.

“Kegiatan penilaian berakhir pada pengambilan keputusan, proses penilaian untuk menentukan derajat mutu kinerja terhadap target kegiatan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya,” pungkasnya.

Hasil penilaian prestasi kerja akan bermanfaat bagi Ketua Yayasan dalam menentukan promosi, penghargaan, mutasi dan pembinaan lebih lanjut.

Sedangkan bagi pengawas sekolah sendiri hasil penilaian kinerja kepala sekolah dapat dijadikan dasar dalam menyusun program pengawasan khususnya dalam membina kemampuan profesional kepala sekolah