Pilkades Momentum Perubahan, Warga HarusTetap Rukun

119

Pada Minggu, Tanggal 24 November 2019 masyarakat Kabupaten Bandung Barat akan menggelar hajat demokrasi pemilihan Kepala Desa. Pilkades dilaksanakan serentak pada 112 desa se KBB.

Dengan mekanisme pemilihan yang ada, juga cakupan yang lebih terbatas, tentu saja perhelatan ini ada nuansa persaingan dan kompetisi yang melibatkan tiap calon dan pendukungnya. Suhu politik ditingkatan masyarakat desa akan lebih terasa. Namun demikian, harapan besar pelaksanaan pilkades ini berjalan dengan sukses tanpa ekses.

Karena itu, saya mengajak kepada segenap masyarakat Bandung Barat yang menggelar Pilkades serentak hal-hal berikut ini :

1. Gelaran Pilkades merupakan momentum strategis bagi perubahan masa depan masyarakat desa. Wajah masa depan desa kita ke depan sangat ditentukan oleh satu hari esok pemilihan. Karena itu, sebagai wujud tanggungjawab warga negara, segenap elemen warga masyarakat hendaknya berpartisipasi dalam pilkades dengan datang ke tiap TPS pada waktunya memilih calon yang ada sesuai dengan pilihan nuraninya.

2. Senantiasa menjunjung tinggi politik yang disandarkan pada Akhlak, nilai-nilai, kearifan dan etika yang luhur. Seluruh warga harus tetap damai dan rukun. Jauhi percekcokan, pertengkaran dan permusuhan walaupun beda pilihan. Jangan karena Pilkades, tatanan kebersamaan masyarakat menjadi runtuh.

3. Kenali figur masing-masing calon atas dasar visi dan rekam jejaknya. Jangan tergiur dengan iming-materi yang hanya dirasakan sesaat, namun dapat merugikan jangka panjang.

4. Karena itu, hendaknya para calon kepala desa dan para tokoh masyarakat sebagai panutan warga masyarakat untuk bisa meminimalisir gesekan antar pendukung.

5. Mengapresiasi kesigapsediaan aparat keamanan, baik Kepolisian maupun TNI dalam pengamanan Pilkades Serentak Se Kabupaten Bandung Barat tahun 2019.

6. Harapan besar, pelaksanaan pilkades ini berlangsung dengan aman dan damai. terpilihnya para kepala desa yang amanah, berkualitas dan berintegritas.