NOT dan BANSER PAJAMPANGAN bagikan ribuan paket beras

60

NOT dan BANSER PAJAMPANGAN bagikan ribuan paket beras

Gerakan Pemuda Ansor Pajampangan bersama dengan Nahdliyin Coffee Trip (NOT) yang di komandoi oleh Kyai Masmu Fudholi sebagai tokoh kyai muda kharismatik Pajampangan, melakukan gerakan sosial sebagai bentuk bakti kepada Bangsa dalam menanggulangi dampak Covid-19 di kalangan bawah.
“Ini merupakan wujud kepedulian antar sesama, harapannya mudah-mudahan memicu orang-orang untuk berlomba-lomba dalam dalam melakukan kebaikan” ungkap Kyai Masmu Fudholi.

Gerakan sosial tersebut menyasar kalangan Pesantren, Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa. Tidak tanggung-tanggung, ribuan paket beras tersebut dibagikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini diharapkan agar Guru Ngaji, Kyai, Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa mendapat keringanan beban dalam menghadapi bencana pandemi yang tengah santer melanda Negeri ini.

“Dalam kondisi seperti ini kita harus bersatu padu saling membantu antar sesama, apalagi di bulan suci ini, mari kita tingkatkan ibadah sosial kita, sekecil apapun, semoga tetap bermanfaat bagi sesama” kata Sahabat Ilham saat membagikan beras di Pesantren Al-Hikmah Naggerang kecamatan waluran.

Menurut Ilham sebagai pelaksana teknis dari kegiatan ini, masyarakat yang ekonominya kebawah sangat membutuhkan uluruan kita. Bahwa dalam kondisi seprti ini, kita di uji dengan kesabaran dan kepedulian terhadap sesama. Jangan sampai ada saudara kita mengganjal perutnya dengan batu.
NOT bersama dengan Ansor-Banser Pajampangan dari tahun ke tahun tetap konsisten melakukan gerakan-gerakan sosial. Ramadhan tahun lalu, santunan Yatim Piatu lakukan di beberapa pesantren sebagai bentuk kasih terhadap sesama. Hal itu mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Sehingga tidak berlebihan jika NOT bersama Ansor-Banser Pajampangan mendapat hati dilingkungan masyarakat sekitar.

“Ditengah kondisi seperti ini, dan adanya terdampak Covid-19 bukan merupakan tanggung jawab salah satu pihak, tapi tanggung jawab bersama sesama anak bangsa dan harus secara bersama-sama melakukan hal yang bermanfaat bukan memanfaatkan keadaan” lanjut Kyai Masmu Fudholi.

Kontributor :Abdul Aziz