Milad 101 Tahun, Reuni dan Resepsi 1 Abad NU, Ma’had Baitul Arqom Hadirkan Tokoh Bangsa dan Alumni Sedunia

145

Journalnusantara.com, Bandung – Pengurus Pusat IKBAL sukses menggelar kegiatan Haul Masyayikh, Milad 101 Tahun, Reuni Akbar Alumni Se-Dunia Ma’had Baitul Arqom Al-Islami serta resepsi Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama selama 1 pekan antara tanggal 12 -18 Februari 2023.

Kegiatan ini diselenggarakan di komplek Ma’had Baitul Arqom Al-Islami. Rangkaian kegiatan ini pun diisi dengan ziarah kubur, Tabligh Akbar yang diisi oleh para alumni, bazar UMKM dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) PP IKBAL Masa Khidmat 2022-2027 yang dihadiri oleh para santri, masyarakat serta alumni dari berbagai daerah yang ada di Indonesia juga luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, para alumni menyampaikan ucapan selamat kepada Ma’had Baitul Arqom Al-Islami yang telah mendapatkan penghargaan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sebagai salah satu Pondok pesantren tertua yang berdiri lebih dari 1 (Satu) Abad yaitu sejak tahun 1922.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan seminar-seminar Nasional yang di antaranya seminar kebangsaan yang diisi oleh ketua PW Ansor Jawa Barat, kang Deni Ahmad Haedari, seminar pemberdayaan ekonomi pondok pesantren yang diisi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat DR.Ali Kosim, M.Ag., serta sosialisasi pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang diisi oleh Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bhenny Ramdani dan lain sebagainya.

Ketua Umum Pengurus Pusat IKBAL (Ikatan Keluarga Besar Alumni Ma’had Baitul Arqom Al-Islami), Jamiludin menyampaikan, dengan mengangkat tema “Merawat Silaturahmi, Membangun Negeri” ini bertujuan untuk membangun konsolidasi alumni seluruh indonesia dan dunia dalam rangka mempersiapkan tokoh bangsa berbasis pondok pesantren.

“Di momentum kegiatan ini, tentu bukan hanya sebatas momentum untuk bersilaturahmi saja, akan tetapi merupakan momentum konsolidasi para alumni yang jumlahnya mencapai ratusan ribuan tersebar di seluruh Indonesia dan dunia. Sudah saatnya santri-santri dan alumni pesantren menunjukkan bahwa santri bisa dan alumni pesantren bisa melakukan hal-hal yang bermuara pada kepentingan bangsa, termasuk dalam ranah publik dan alhamdulillah di kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) ini kita telah mengukuhkan pengurus Istimewa Cabang (PIC) 15 Negara, Kordinator Daerah (KORDA) di 38 provinsi serta Koordinator Wilayah (KORWIL) di 27 Kab/Kota di Jawa Barat,” ucapnya disela-sela kegiatan RAKERNAS PP-IKBAL.

Kang Jamil, sapaan akrab Jamiludin menambahkan bahwa alumni santri itu harus serba bisa. Jangan takut, banyak santri yang jadi kiai, pengusaha, politisi, dan juga pembesar negeri,” sambungnya.

Senada dengan apa yang dikatakan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IKBAL, Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ma’had) Baitul Arqom Al-Islami, K.H Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz juga mengatakan bahwa nilai-nilai keilmuan yang sudah didapatkan dan dibekali pondok pesantren kepada santri-santri, harus bisa di implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Santri-santri dan para alumni harus bisa lebih membumikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, terkhusus nilai-nilai yang telah diberikan dan dibekali oleh pondok pesantren. Jangan takut, ingat motto kita, ana muslim, ana Sunni, ana Syafi’i,” tegasnya.

“Saya atas nama Keluarga Besar Yayasan Ma’had Baitul Arqom Al-Islami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh alumni yang telah bisa hadir, dan ikut membantu baik moril maupun materil serta mengikuti rangkaian kegiatan sampai selesai. Semoga kita semua mendapat keberkahan dari para guru dan di akui santrinya ” pungkasnya.

Sebagai informasi, acara Tabligh akbar ini dibuka oleh yang Mulia Habib Ali Bin Hasan Al-Bahr, Lc,MA sebagai Ketua LAZISNU PBNU /Wakil Sekretaris MUI Pusat dan malam puncak kegiatan tabligh Akbar yang berlangsung sangat meriah dan khidmat serta dihadiri ribuan santri, alumni dan masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Adapun Sebagai penceramah yaitu dari Wakil Sekretaris MUI Pusat yang juga Da’i TV One KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayyid), Habib Abdullah Bin Ja’far Al-Habsyi (Ketua Penasehat Majelis Hubbur Rasul SAW/ Da’i Islam Itu Indah Trans TV). Dihadiri oleh para tokoh NU, PWNU Jawa Barat, Kementerian Agama RI, Stafsus Presiden RI Aminudin Ma’ruf, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Sahrul Gunawan dan Kapolres Kabupaten Bandung Kombel Pol. Kusworo Wibowo.