Masih dalam Nuansa Hari Santri Nasional, GP Ansor Perkuat Kaderisasi Di Kec. Cireunghas

Alhamdulillah, akhirnya kaderisasi GP Ansor Kab.Sukabumi bergerak kembali di Kec. Cireunghas. Singkat dan padat serta terharu, begitulah pesan singkat yang dipetik dalam obrolan singkat Bersama Ketua Tanfidziyah Pangersa Ajengan Yandi sebelum memulau pembukaan kegiatan PKD PAC GP Ansor Kec. Cireunghas, pada hari Sabtu-Minggu 24-25 Oktober 2020 di MDTA Al-Kautsar Kp. Siturawapanjang Ds. Cireunghas Kec. Cireunghas Kab. Sukabumi.
Menurut Beliau, “senang juga sedih pada saat Ketua PAC dan Panitia PKD PAC GP Ansor Cireunghas bershilaturahmi kepadanya, karena selama ini NU di Kecamatan Cireunghas dalam kondisi yang seolah-olah terhimpit, diserang dengan berita miring dan berita hoaks. Kemudian merasa senang sekali dengan muncul sekelompok pemuda yang menunjukkan ghirohnya berkhidmat di GP Ansor, berkeinginan bangkit dan menunjukkan keberadaan dan berkeinginan untuk mensyi’ar NU di Kecamatan Cireunghas”. Lebih lanjut Beliau mengatakan “selaku Ketua MWC belum bisa maksimal membantu kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan oleh PAC GP Ansor Cireunghas, terutama secara finansial. Namun Alhamdulillah tempat yang beliau rekomendasikan untuk kegiatan PKD ini sejak dulu adalah keluarga NU dan alhamdulilah merespon positif dan mendukung sepenuhnya kegiatan PKD ini. Bahkan ternyata pendiri MDTA Al-Kautsar ini merupakan sesepuh NU yang sudah berjuang di GP Ansor dan Banser pada zaman beliau masih muda”, imbuhnya.

Beliau juga menceritakan kondisi Ke-NU-an di Kec. Cireunghas yang memang dahulunya kental akan pergerakan NU baik secara Struktural maupun tradisi, namun perkembangan zaman lambat laun kehadiran dan keberadaan NU semakin menurun, tapi dalam tradisi amaliyah di masyarakat masih NU

“menurut informasi dari para Sesepuh NU, dulu memang Cireunghas ini kental dengan NU pada saat awal NU di dakwahkan dan dibawa ke Cireunghas, akan tetapi kondisi saat ini entah kenapa begitu berat untuk mencari dan mengajak untuk berkhidmah di NU secara struktural dengan munculnya kelompok dan faham-faham yang intoleran ditambah termakan dengan isu-isu dan berita hoax di media..”

Semoga dengan adanya PKD ini akan bangkit kembali NU di Cireunghas”, tegas beliau dengan penuh semangat dan harapan.

Dengan nada yang sama dan bersemangat, Sahabat ketua PAC GP Ansor Kec. Cireunghas, Ujang Abdurrrohman “Alhamdulillah, dengan perjuangan yang tidak mudah PAC GP Ansor di Kec. Cireunghas bisa melaksanakan PKD secara mandiri di wilayah sendiri untuk pertama kalinya, sebagaimana dimaklumi kondisi Kecamatan Cireunghas yang secara kultur adalah kultur NU akan tetapi masih kesulitan untuk mengajak dan menda’wakan NU secara struktural, termasuk di dalamnya kesulitan mengajak generasi muda untuk berkhidmat di GP Ansor dikarenakan lemahnya regenerasi sebelumnya dan minimnya penjelasan tentang ke-NU-an di Pesantren, Madrasah yang memiliki kultur NU”, tutur Kang Ujang, sapaan akrabnya.

Lebih jauh Ia mengharapkan , “dengan ikut sertanya para pemuda pada PKD ini, akan tumbuh benih-benih baru yang akan menjadi kader-kader Ansor dan NU yang tangguh dan militan”, pungkasnya.

Selanjutnya, Atas nama pimpinan cabang yang diwakili oleh Sekretaris yakni, Sahabat Rusman Nurdiansyah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sahabat Gove turut mengapresiasi yang setinggi tingginya atas terlaksananya kegiatan PKD ini.

Menurutnya, “karena memang tidak mudah khususnya untuk kecamatan Cireunghas ini dalam soal rekrutmen anggota Ansor, butuh kerja keras, kesabaran serta silaturrahim yang intensif bersama para ulama sepuh NU yang ada, karena terlebih juga baru kali pertama ini kepengurusan PAC Cireunghas melaksanakan PKD..”, tegasnya.
Dalam kesempatan sambutan pada kegiatan tersebut, Sahabat Gove juga menyampaikan bahwa “dalam kegiatan PKD kali ini tanggal 24-25 Oktober 2020 ini masih dalam suasana momentum peringatan hari Santri, yang dalam sejarahnya kita ketahui bersama, berawal dari ijtihad para ulama NU dengan nama Fatwa “Resolusi Jihad NU” yang puncaknya pertempuran 10 Nopember di Surabaya. Ini merupakan sejarah yang harus kita ingat dan sadari bersama terutama untuk kader GP Ansor. karena itu menjadi Bukti keterlibatan para ulama NU, dan para pemuda Ansor Nahdlitul ulama yang tergabung dalam Laskar Hizbullah dipimpin oleh (KH. Zainul Arifin) dan Laskar Sabilillah oleh (KH. Masykur) untuk mempertahankan cita cita kemerdekaan Indonesia yang waktu itu baru saja merdeka”.

Selanjutnya, menurut Sahabat Gove, “Hari ini sahabat sahabat mengikut Pelatihan Kepemimpinan Dasar di Gerakan Pemuda Ansor ini merupakan pintu masuk sahabat untuk bergabung menjadi anggota dalam rangka mengabdi kepada NU, berkhidmat dan berjuang bersama memelihara ajaran Aswaja, mempertahankan dan membela ideologi negara Pancasila dan NKRI”. Di samping itu pula dalam PKD ini sahabat dipersiapkan untuk menjadi pemimpin atau kader yang siap membesarkan GP Ansor di tempatnya atau wilayahnya masing-masing dengan berbagai bekal materi yang akan disampaikan”, tegasnya.
Semoga dengan terlaksananya kegiatan PKD Ansor oleh Pimpinan Anak Cabang Kec. Cireunghas ini bisa membawa kemajuan organisasi khususnya untuk kecamatan Cireunghas yang semakin tambah progresif, masif dan tertib. Tentunya ini juga tidak terlepas dari pada bimbingan serta do’a dari para guru-guru, kasepuhan di Nahdlatul ulama”, imbuhnya sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Cireunghas yang memimpin do’a, kepala Desa Tegal Panjang, Babinkantibmas, kasepuhan NU Kecamatan Cireunghas dan juga perwakilan pengasuh MDTA Al-Kautsar.
Sukabumi, 25 Oktober 2020
Editor: Akbar Taslim

comments