Lomba MQK dan Tahfidz Juz Amma Meriahkan Semarak Hari Santri MWCNU Krangkeng

20

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Krangkeng gelar peringatan Hari Santri Nasional dengan menyelenggarakan perlombaan Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) Maqra Kitab Kasyifatussaja dan Perlombaan Tahfidz Juz Amma di Aula NWCNU setempat, Jumat (28/10).

Perlombaan tersebut diikuti oleh utusan ranting NU, lembaga NU, banom NU, Pondok Pesantren, DTA, MI/SD, MTs/SMP, Majelis Taklim se-Kecamatan Krangkeng

Ketua Panitia, Amin Hidayat mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk program MWCNU Krangkeng untuk meningkatkan kualitas santri

“Untuk meningkatkan kualitas santri dalam bidang agama ditengah masyarakat, mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Agar semakin banyak para santri yang menjaga kitab-kitab salaf dan memperdalam kajian kitab kuning serta melestarikan keaswajaan ala Nahdlatul Ulama,” katanya

Digelarnya perlombaan ini juga untuk mengingat dan mengenang fatwa resolusi jihad yang di fatwakan Hadratusyaikh KH Hasyim Asy’ari

“Peringatan ini menjadi momen penting bagi para santri untuk diperingati, tujuannya untuk mengingatkan masyarakat tentang resolusi jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, dan itulah yang menjadi latar belakang ditetapkannya hari Hari Santri Nasional sebagai respons perlawanan terhadap Belanda pasca kemerdekaan,” katanya.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Krangkeng, Kiai Ubaidillah merasa bersyukur bisa menyelenggarakan perayaan hari santri kembali setelah tiga tahun vakum karena pandemi.

“Alhamdulillah pada tahun ini kita bisa melaksanakan kembali kegiatan hari santri, dengan acara ini harapannya semakin banyaknya hafidzin hafidzat Al-Qur’an sehingga semakin terjaganya ayat ayat Al-Quran dari para pemalsu,” pungkasnya