Konferancab Fatayat NU Kedokanbunder, Kiai Jabidin Harapkan Kader Jadi Lokomotif Perubahan Merawat Generasi Muda

24

Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di Mushola Al Mu’awwanah, Desa Kaplongan, Kamis (24/11).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh utusan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Kedokanbunder, Sekretaris, dan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Indramayu, Sekretaris NU Care LAZISNU Kedokanbunder Amin Hidayat, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedokanbunder Kiai Jabidin, Bendahara Kiai A. Solikin, Rais Syuriah MWCNU Kedokanbunder KH. Mujahidin, Ketua PAC Muslimat NU Kedokanbunder, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kaplongan, dan tokoh masyarakat setempat

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedokanbunder, Kiai Jabidin dalam sambutannya mengatakan, Fatayat merupakan organisasi yang dipegang oleh perempuan mempunyai jiwa pendidik yang tinggi

“Ibu dalam Islam disebut sebagai Madrasatul Ula (ummu) karena darinya pendidikan anak pertama dan utama dimulai, dari Ibu seorang anak belajar mengenai segala hal baru dalam hidupnya, sosok pertama yang akan menanamkan nilai norma-norma kebaikan sekaligus menjadi teladan dalam bersikap. Ibu merupakan seorang figur yang akan menjadi contoh bagi anak-anaknya,” terangnya

Sebagai guru yang harus bisa mendidik anak lanjutnya, ibu memiliki peran penting dalam mengarahkan masa depan anak.

“Agar bisa cerdas dan berkepribadian baik layaknya seorang guru, ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak-anaknya mengenai pendidikan iman, moral, fisik dan jasmani, intelektual, psikologis, dan juga sosial,” ujarnya

Kiai Jabidin berharap fatayat bisa menjadi lokomotif perubahan untuk generasi muda

“Fatayat NU kader muda NU perempuan harapan saya menjadi lokomotif perubahan, bagaimana merarawat generasi muda sejak dini,” pungkasnya.