UIN SATU Tulungagung Wisuda Perdana

Tulungagung—Universitas Islam Negeri (UIN) Sayid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung menggelar wisuda perdana, setelah berubah bentuk dari IAIN. Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor yang ke-28 terselenggara secara drive thru.

“Wisuda kali ini adalah wisuda perdana setelah IAIN Tulungagung berubah menjadi UIN SATU, dan sudara-saudara harus bangga”, tegas Rektor UIN SATU Tulungagung Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag, Ketika memimpin wisuda pada Senin (28/6).

Maftukhin mengatakan semoga para sarjana lulusan UIN SATU semakin baik, berkualitas, dan memberikan kontribusi yang riil terhadap masyarakat. “Dengan menjadi UIN kita menjadi setara dengan PT di ibu kota provinsi meskipun berada di derah yang sangat jauh dari pusat politik dan ekonomi”, katanya.

Alumni Pesantren Lirboyo Kediri ini menegaskan transformnasi institusi harus dibarengi dengan yang lain, yaitu transformasi teknologi (digital), SDM, pembelajaran dan transformasi anggaran.

“Revolusi insdustri 4.0 berjalan dengan sangat cepat, meniscayakan pelbagai perubahan, baik di bidang akadmeik, cara pandang dan berjejaring dalam kehidupan”, kata Maftukhin.

Maftukhin menerangkan dalam transformasi teknologi (digital), UIN SATU ke depannya akan menerapkan pelbagai layanan akademik secara blended perpaduan antara daring dan luring. “Melalui perkualiahan blended kuliah menjadi mudah, efektif, efisien dan murah”, harap Maftukhin.

Dihadapan ribuan wisudawan Maftukhin mengatakan bahwa saat ini UIN SATU memiliki 15 Guru Besar dan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan bertambah menjadi 5 orang lagi. “Bertambahnya guru besar, akan memperluas akses, mengembangkan professional, distingsi, dan daya saing”, katanya.

Sementara dari sisi mahasiswa, mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dan siap go internasional. Maftukhin melanjutkan pada tahun akademik 2020/2021, Pascasarjana UIN SATU mempunyai mahasiswa baru yang berasal dari 21 negara yaitu dari Libya, Philipina, Banglades, Malaysia, Amerika dan Mesir.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN SATU Abdul Aziz mengatakan wisuda yang di gelar 3 hari ini mewisuda 1.439 orang, terdiri dari S1:1281, S2:147 dan S3:11. Lengkap semua pimpinan hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Abad Badruzzaman, Direktur Pascasarjana Ahyak, para Dekan dan civitas akademika lainnya.

Wisuda drive thru menjadi terasa syahdu dan khidmah dengan dibacakannya puisi berjudul “Wisuda” karya Ruchman Basori, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Diktis Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Puisi dibacakan oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ahyak, M.Ag.(RB)

comments