Tujuh Ratus Pasukan Banser Sukabumi di Bai’at

801

SUKABUMI, ansorjabar online- Setelah selama tiga hari melaksanakan DTD (Diklat Terpadu Dasar) yang di adakan oleh PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan mulai hari jumat(10/11)

Bertempat di Pondok Pesantren Al-Aman, Desa Cimanggu Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi,Sebanyak 700 Banser beserta 100 peserta PKD GP Ansor siap di Bai’at.

Prosesi pembaitan inipun langsung dipimpin oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi sahabat Nurodin.

Kegiatan DTD ini di buka langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP M.Syahdudi, Selama pelaksanaan DTD ini peserta mendapatkan materi-materi yang bermuatan Ke-NU-an, Ke-Ansor-an, Ke-Banser-an dan Wawasan Kebangsaan sekaligus para peserta juga dilatih secara fisik dan mental.

Pemberian Materi dan pelatihan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh PC GP Ansor Kab. Sukabumi dalam rangka melahirkan kader atau prajurit yang tangguh, militan dan mempunyai kesadaran akan pentingnya membela agama, bangsa dan negeri.

Setelah selama tiga hari mendapatkan materi dan pelatihan para peserta dihadapkan dengan prosesi sakral yakni Pembaiatan yang mana ini merupakan bentuk pengucapan janji atau ikrar para peserta yang siap untuk mengabdikan dirinya di Ansor.

Paska pembaiatan selanjutnya diisi oleh sambutan-sambutan yang diawali oleh sambutan Bupati Sukabumi
H. Marwan Hamami sekaligus menutup secara resmi kegiatan.

”Yang terpenting pasca Diklat Terpadu Dasar ini peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai Baiat atau janji setia menjaga keutuhan NKRI, membela Agama, Ulama, Bangsa dan Negeri dan berguna untuk masyarakat“. Pesan Marwan

Sementara itu Dalam Sambutanya Satkorwil Banser Jawa Barat H. Ibad menegaskan Bahwa untuk mendapatkan wing Banser itu tidak mudah harus melalui proses pendidikan dan pelatihan yang serius dan diawali niat yang tulus dan ikhlas, oleh karenanya tidak semua orang bisa menggunakan wing banser maupun pernak-pernik banser lainnya.

“Ansor Banser merupakan organisasi kepemudaan tertua di Indonesia karena Ansor didirikan pada 24 April 1934 M di Banyuwangi serta memiliki anggota diseluruh penjuru negeri”.ungkap Ibad

Dalam kesempatan tersebut Ketua GP Ansor Kabupaten Sukabumi sahabat Nurodin menyampaikan Ucapan terimakasihnya kepada Pimpianan Ponpes Al Aman, kepada Bupati Sukabumi dan Para alim ulama pimpinan MWC NU sewilayah pajampangan.

Tak lupa Nurodin juga mengucapankan selamat bergabung kepada peserta diklat yang sudah lulus dan di bai’at.

“Jadilah sahabat-sahabat benteng nya ulama di tempat tinggalnya masing-masing, selalu istiqomah menyebarkan paham islam ahlussunnah wal jamaah, dan selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari rongrongan paham radikalisme,komunisme, dan yang lainnya yang dapat merusak keutuha NKRI.” papar Nurodin

Berbahagialah sahabat sahabat jadi kader ansor banser karena ansor satu-satunyanya organisasi yang ada dan di sebut dalam Al Qur’an dan lahir dari Rahim Ulama (NU) dengan proses yang panjang, serta lahir sebelum Indonesia merdeka.

Acara tersebut ditutup dengan prosesi penyiraman air kembang tujuh rupa kepada setiap peserta kegiatan yang diawali oleh KH. Ansori Fudholi dilanjutkan oleh Bupati Sukabumi, Tamu Undangan, Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, Satkorcab Banser Kabupaten Sukabumi serta Panitia Pelaksana lainnya.

Penyiraman ini merupakan tradisi yang memiliki makna penyucian diri setiap anggota Banser sehingga setiap anggota memiliki jiwa spiritual yang kuat, jiwa korsa (kebersamaan dan kasih sayang) yang tinggi.

Selain itu tradisi penyiraman kembang tujuh rupa ini merupakan salah satu tradisi kalangan masyarakat pulau jawa sehingga memiliki makna bahwa Banser harus senantiasa menegakan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.

Comments

comments