Tiga PTKIN Dinominasikan Calon Tuan Rumah PIONIR X 2021

13

Tiga PTKIN Dinominasikan Calon Tuan Rumah PIONIR X 2021

Malang–Animo Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berkeinginan menjadi Tuan Rumah Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) Tingkat Nasional cukup banyak. Ini pertanda even PIONIR semakin menarik dan mempunyai daya pikat tersendiri.

Hasil Musyawarah Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia, menominasikan tiga PTKIN Calon Tuan Rumah PIONIR X Tahun 2021, yaitu UIN Alauddin Makasar, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan IAIN Salatiga.

Waryono Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia mengatakan gelaran PIONIR Tingkat Nasional yang digelar tiap tahun sekali dinilai telah memberikan dampak signifikan bagi pengembangan mahasiswa.

“PIONIR telah menjadi tempat terbaik untuk menanamkan rasa percaya diri mahasiswa PTKIN sekaligus mementun mengukur pembinaan mahasiswa dalam mengembangkan bakat minat dan kegemarannya”, tutur Wakil Rektor III UIN Suka Jogjakarta.

Para nominator secepatnya mengajukan surat resmi sebagai tuan rumah disertai dengan proposal kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam. “Saya berharap sepulangnya dari Malang para nominator mengajukan proposal sebagai tuan rumah PIONIR ke X Tahun 2021”, kata Safriansyah Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan pada Sabtu, (20/1) di Ruang Sidang Rektorat UIN Malang Lantai 3.

Dihadapan WR/WK III PTKIN yang hadir, Safri menilai PIONIR IX 2019 di UIN Malang telah berjalan dengan sukses, indikasinya Pak Menteri Agama hingga jajaran Ditjen Pendidikan Islam memberikan apresiasi positif. “Sangat wajar dalam sebuah even nasional terjadi dinamika baik ketika perlombaan dan berbagai kekurangsempurnaan pelayanan, tetapi secara umum telah lebih baik dari even-even sebelumnya”, tambah Safriansyah.
Melalui Whatsap Musdalifah Wakil Rektor III IAIN Manado mengusulkan menjadi Tuan Rumah PIONIR X 2021. “IAIN Manado siap menjadi tuan rumah PIONIR ke X Tahun 2021”, tulisnya di Grup WR/WK III PTKIN se-Indonesia.

Selain memutuskan calon tuan rumah PIONIR dua tahun mendatang, persiapan upacara penutupan (closing ceremony), Temu WR/WK III PTKIN se-Indonesia juga mendengarkan masukan-masukan positif bagi perbaikan penyelenggaraan. Salah satunya agar ada penghargaan khusus bagi PTKIN peserta PIONIR, yaitu Katagori PTKIN Paling Disiplin, Paling Kreatif dan Tervaforit.

Turut hadir dalam Temu WR/WK III PTKIN se-Indonesia, Isroqunnajah WR III UIN Maulana Malik Ibrahim, Ruchman Basori Kasi Kemahasiswaan sekaligus Steering Comitte PIONIR, Ketua Bidang Acara dan Transportasi.(rb)

comments