Tasyakuran Aqiqah Putra Amin Hidayat, Dimanfa’atkan Sebagai Momen Silaturrahmi

Tasyakuran Aqiqah Putra Amin Hidayat, Dimanfa’atkan Sebagai Momen Silaturrahmi

Tasyakuran Aqiqah sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran anak ketiga dari Amin Hidayat, Kepala SMK Nahdlatul ‘Ulama Krangkeng dan Latifatul Masruroh, Dosen Universitas Wiralodra Indramayu, digelar di kediamannya, Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (18/12/2021).

Acara Tasyakuran Aqiqah, Muhammad Akhtar Fawwaz Hidayat tersebut dilaksanakan secara Islami dengan pembacaan barzanji, tahlil atau do’a bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kyai Rasidi, Kyai Masro’i, Kyai Bunyamin, Kyai Ahmad Rifa’i, Kyai Fauzi Cirebon, kyai Jabidin ketua Upzis NU Care LAZISNU Kedokanbunder, tokoh masyarakat Indramayu, masyarakat sekitar, serta keluarga Latifatul Masruroh dari Jember Jawa Timur.

Amin Hidayat, yang juga selaku Sekretaris Upzis NU Care-LAZISNU Kecamatan Kedokanbunder menyampaikan, kegiatan tasyakuran aqiqah adalah upacara pengurbanan hewan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak.

“Alhamdulillah pada hari ini kami bisa melaksanakan kegiatan tasyakuran aqiqah anak kami yang ketiga, secara khusus bisa dihadiri seluruh keluarga dari Jember Jawa Timur dan keluarga Indramayu,” ujarnya.

“Acara tasyakuran aqiqah Muhammad Akhtar Fawwaz Hidayat ini bisa dimanfaatkan sebagai momen silaturrahmi keluarga besar kami,” sambungnya.

Menurut ajaran Islam, lanjut Amin, tasyakuran aqiqah dilaksanakan setelah bayi lahir. Namun, beberapa orang menyebutkan bahwa hukum aqiqah sifatnya sunnah bahkan boleh dilakukan saat anak sudah dewasa.

“Semoga adinda kelak menjadi anak yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara tercinta ini,” tutupnya.

comments