Tahun 2017 STIKKU Jalin Kerjasama Dengan Universitas DI Hungaria, Kroasia, Tiongkok dan Finlandia

127

Kuningan (ansorjabar online)
Menindaklanjuti perintisan kerjasama internasional yang telah dilakukan pada kepemimpinan sebelumnya, tahun 2017 ini STIKKU dalam waktu yang hampir bersamaan mengikuti kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama internasional dengan setidaknya 7 universitas di Hungaria dan Kroasia dan 3 universitas di Tiongkok.

Kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Eropa Timur difasilitasi oleh pengurus pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang langsung dipimpin oleh Dr. Budi Djatmiko, MM. Sementara delegasi dari STIKKU dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Dewi Laelatul Badriah, M.Kes. AIFO yang juga merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan.

STIKKU merupakan perguruan tinggi kesehatan satu-satunya dari Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut. Fokus kerjasama ditujukan pada kesiapan pemerintah Hungaria dan Kroasia menyediakan beasiswa (scholarship) bagi para lulusan dan dosen untuk mengikuti program master dan doktoralnya di kedua negara tersebut.

Seperti diketahui bahwa beberapa perguruan tinggi di Hungaria dan Kroasia ini termasuk perguruan tinggi tertua di dunia (usianya sudah mencapai 200 tahunan) sehingga telah banyak melahirkan peraih hadiah nobel di berbagai bidang.

Selama di Hungaria dan Kroasia, delegasi Indonesia difasilitasi oleh Duta Besar Indonesia untuk kedua negara tersebut. Kunjungan ke Eropa Timur ini dilaksanakan kurang lebih 10 hari mulai dari tanggal 14 – 23 Mei 2017 yang akan datang. Setelah dari Budapest dan Zagreb Kroasia, kunjungan akan dilanjutkan ke Venice dan Milan Italia.

Sementara itu pada waktu yang hampir bersamaan Ketua STIKKU Abdal Rohim, S.Kp. MH didampingi Hj. Oom Rohmah, S.Sos. dan Hj. Laili Inayati, S.Psi. M.Psi. juga berangkat ke Tiongkok (China) bersama rombongan dari Kopertis Wilayah IV yang juga untuk mengadakan studi banding sekaligus penandatanganan MoU dengan beberapa universitas di Tiongkok.

Fokus MoU nya diarahkan pada peningkatan kerjasama pertukaran mahasiswa dan dosen serta kerjasama riset di bidang kedokteran/keperawatan komplementer.
Dengan demikian sampai dengan tahun 2017 ini STIKKU telah menandatangani kerjasama internasional dengan beberapa perguruan tinggi dari Thailand, Jepang, Taiwan, Hongkong, Australia, Hungaria, Kroasia, dan China (Tiongkok).

Atas dasar tersebut maka mulai tahun 2017 ini dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan berbagai kerjasama ini, secara kelembagaan STIKKU telah membentuk lembaga baru yang dinamakan International Cooperation Affairs yang diketuai oleh ibu Fitri Kurnia Rahim, S.KM. MPHM yang juga merupakan lulusan dari Mahidol University, Thailand.

Dalam waktu dekat malah STIKKU akan bekerja sama dengan satu universitas di Finlandia sebuah negara kecil yang merupakan negara dengan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan di dunia, terutama dalam menggagas berbagai game untuk proses pembelajaran.

Beberapa waktu yang lalu juga STIKKU mendapat kehormatan mendapatkan peluang kerjasama pendidikan Bahasa Jepang dari salah satu korporasi multinasional dari Jepang langsung sehingga bagi mahasiswa yang berminat bekerja di Jepang akan diberikan pelatihan bahasa Jepang secara gratis selama 12 bulan bertempat di STIKKU sendiri dengan para instruktur yang didatangkan langsung dari Jepang dan Indonesia sendiri.

Khusus untuk program ini, pihak Jepang mempercayakan kepada Asep Sufyan Ramadhy sebaga penanggung jawabnya yang juga merupakan Ketua STIKKU periode 2009-2017.

Comments

comments