Rahmat Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua IPNU Kota Sukabumi

131

Sukabumi (ansorjabar online)
Pimpin Cabang IPNU Kota Sukabumi laksanakan Konfercab KE VIII, di pondok pesantren Ulul Albab di bawah pimpinan ponpes K. H. Agus Bukhori. (7/05/17)

Konfercab ke VIII ini di hadiri empat Pimpinan Komisariat yang di antaranya, Pondok pesantren ulul albab, Pondok l pesantren jamiyyatul mutta’llimin , Pondok pesantren asshobariyah, Pondok pesantren miftahusa’adah, dan tamu undangan rekomendasi dari tiap Pimpinan Komisariat

Ketua PC IPNU Eman Sulaimai tidak bisa menghadiri di karenakan ada hal yang tidak bisa di tinggalkan.

Tema yang di usung dalam konfercab ini yaitu ” Mengorirntasikan Kepemimpinan Berkarakter Berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan”.

Berdasarkan Hasil musyawarah Akhir nua Konfercab tersebut menyepakati rekan Rahmat Terpilih secara aklamasi Menjadi Ketua PC IPNU masa khidmat 2017 – 2018 ke depan.

Dalam sambutan Rahmat menyampaikan Bahwa “kaderisasi akan terus di masifkan demi terwujudnya keindonesiaan nusantara,kultur budaya yang akan terus di jaga baik baik menutup ruang gerak kaum yang ingin memecah belah para pelajar di kota sukabumi, ” ucapnya.

Mabincab PC IPNU Kota Sukabumi sahabat wing wing suhendar menegaskan “bahwa ipnu kota sukabumi sudah makin mapan dalam gerakan intelektualnya hampir mengimbangi gaya pikir aktivis mahasiswa” tandasnya.

Acara ini di hadiri pula oleh perwakilan DPD KNPI Kota Sukabumi. serta dari FPLA forum pemuda lintas agama di ketuai ISmad Ahmad Zein. MD.T,

Dalam Kesempatan Tersebut Isman memberikan motivasi bagi para pelajar, “ipnu harus terus menjaga marwah ke NU anya bangak di luar sana masih banyak ingin memecah belah akan kultus serta kebhinekaan ke depan ipnu harus silaturahmi ke peribatan di luar agama islam bahwa kita Berpancasila dan UUD 45
tujuanya supaya ipnu mampu menjaga dalam nilai saling menghormati dan menghargai tak lupa juga pondok pesantren serta sekokah Negera omi menjadi tempatnya berkontestasi semoga ipnu terus komitnen pada pancasila dan UUD 195 dalam bingkai ahlusunnah waljama’ah” tegasnya.

Comments

comments