PULUHAN MAHASISWA IKUTI TALKSHOW BEASISWA LPDP

90

PULUHAN MAHASISWA IKUTI TALKSHOW BEASISWA LPDP

Purwakarta, ansorjabar.org – Lebih dari 70 orang Mahasiswa dan Sarjana Fresh Geaduated di Purwakarta ikuti Lalkshow Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementrian Keuangan Republik Indonesia pada Minggu (01/12/19) yang berlokasi di Aula Dinas Kepemudaan Olahraga pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Jalan Purnawarman Timur No 2 Sindangkasih Purwakarta.
Acara tersebut merupakan program kerja PC IPNU-IPPNU Kabupaten Purwakarta dalam rangka merespon Program-Program Pemerintah maupun non pemerintah yang berhubungan dengan beasiswa Pendidikan Tinggi, termasuk menjawab permasalahan atau realitas Pemuda/ Mahasiswa dan Pelajar Purwakarta yang kurang memiliki Aksesbilitas terhadap informasi-informasi tersebut padahal kota kecil/ daerah seperti Purwakarta punya hak dan potensi yang sama dengan Mahasiswa/ Pelajar dikota-kota besar. Ungkap Rian Haqi Khoirul Anwar ketua PC IPNU Kabupaten Purwakarta.
Rian Menambahkan kegiatan ini tidak berhenti disini, terlebih PC IPNU-IPPNU Purwakarta juga beberapa tahun kebelakang konsisten mengawal seleksi SNMPTN/ SBMPTN khusus mensukseskan pelajar purwakarta masuk atau lolos Perguruan Tinggi Negri. “dulu kita ada BPUN (Bimbingan Pasca Ujian Nasional), dan akan terus berlanjut, nah sekarang kita tambah untuk pengawalan Pascasarjananya “.

Hadir membuka acara Kabid Disporaparbud Ahmad Arif Imanulhaq mengatakan dalam sambutannya, sangat mensuport kegiatan tersebut, dan berharap IPNU-IPPNU Purwakarta tidak pernah berhenti melakukan kegiatan yang sifatnya pencerdasan public selain dari kegiatan-kegiatan yang sifatnya kaderisasi organisasi.
Sementara KH. Bachir Mukhlis, M.MPd selaku Ketua Tanfidiyah PCNU Purwakarta, mengatakan selain dari apresiasi terhadap kegiatan, juga menyampaikan pesan dan harapannya terhadap kader IPNU ataupun Pemuda Purwakarta yang setelah mengikuti kegiatan tersebut dan lolos seleksi LPDP atau Beasiswa Pascasarjana lainnya agar senantiasa tidak lupa daratan serta mampu berkontribusi bagi Purwakarta tidak menjadi Intelektual yang berdiri diatas “Menara Gading”. “Kalau Lulus yaa harus berkontribusi minimalnya bagi desa atau kota tempat kamu hidup, terlalu jauh bicara kontribusi bagi bangsa dan negara apabila menjadi Sarjana yang “Irrelavan”.

Hadir sebagai Narasumber Nur Muhammad Adriani (Alumni LPDP The Australian Nationan University), yang mengekplorasi Strategi Penguasaan Bahasa Inggris/ Toefel, serta Kultur Pendidikan Tinggi diluar Negri, Salehudin Fauzy (Awardee LPDP Ilmu Sekolah Pascasarjana Ilmu Linguistik Unpad), Strategi sukses seleksi Wawancara LPDP, kemudian Rizki Dwipa (Awardee LPDP Teknik Arsitektur ITB), yang membedah tentang timeline LPDP pra dan Pasca Kelulusan, Aan Annisa (Awardee Jabar Future Leaders UPI) bercerita tentang Program Beasiswa Pemprov Jawa Barat.

Acara ditutup materi dari Muhsin Junaedi, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta, dalam paparannya (sembari bercanda) Muhsin bercerita tentang “Kegagalannya” dalam bidang akademik (tidak masuk Perguruan Tinggi Negri)” dan lebih memilih kuliah di daerah sampai akhirnya sampai menjadi anggota dewan, “Kalau dulu saya sampai kuliah di PTN lebih jauhnya dapat LPDP mungkin karirnya bukan di DPRD tapi di DPR RI”. Disinggung mengenai isu/ Kasus beberapa minggu kebelakang tentang salahsatu calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan tinggi di luar negri, Muhsin menuturkan bahwa secara tanggungjawab moral beberapa anggota dewan juga ikut “Patungan” walaupun tanggungjawab Kenegaraan belum bisa banyak dilakukan, sebab mekanisme penanggarannya yang tidak ada. dan kedepan komitmennya bersama rekan-rekan komisi IV akan mempelajari perundang-undangan tentang Pendidikan Tinggi dan mungkin akan terbit PERDA tentang Beasiswa Pendidikan Tinggi. (Red)

comments