PIDATO KETUA UMUM PIMPINAN PUSAT GP ANSOR PADA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN SILATURRAHIM PRESIDEN RI BERSAMA KYAI SEPUH

1518

Jakarta, 11 Desember 2016 M/11 Robi’ul Awwal 1438 H

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Yang saya hormati/ Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi.
Yang saya hormati/ para Kyai Sepuh,/ khususnya Rois Aam Syuriyah/ Pengurus Besar Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
Yang saya hormati/ Para Menteri Kabinet Kerja.
Yang saya hormati/ Pimpinan Lembaga-Lembaga Tinggi Negara.
Yang saya hormati/ Ketua Dewan Penasehat/ Pimpinan Pusat GP Ansor/ Bapak KH. As’ad Said Ali.
Yang saya banggakan/ segenap Pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor.
Yang saya cintai/ seluruh pengurus Pimpinan Wilayah,/ Pimpinan Cabang,/ Pimpinan Anak Cabang dan Ranting,/ kader dan anggota GP Ansor se-Indonesia.
Bapak Ibu Tamu Undangan yang berbahagia.

Alhamdulillahi Robbil ‘alamin,/ sungguh mengharukan dan membahagiakan kami / pada sore hari ini / berkumpul bersama kita semua / pembimbing ruhani kita,/ pemandu jalan keselamatan dunia akherat kita,/ para Kyai Sepuh./ Juga hadir bersama kita / pemimpin kita,/ Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi./ Sungguh momen bersejarah ini / merupakan anugerah besar dari Allah SWT / yang harus kita syukuri.

Dalam kesempatan ini/ perkenankan Saya mengajak Bapak Presiden dan hadirin sekalian/ untuk bersama menyampaikan shalawat dan salam kepada junjungan kita/ tauladan terbaik kita dalam bernegara/ uswah hasanah kita dalam bertoleransi/ contoh terbaik kita dalam berhubungan dengan sesama manusia dan alam/ Nabi Besar Muhammad SAW/ sembari terus berharap mendapatkan syafa’atnya di hari pengadilan kelak.

Bapak Presiden yang terhormat, para kyai, tamu undangan dan seluruh kader Ansor dan Banser yang saya banggakan,

Saya,/ atas nama keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor,/ menghaturkan terima kasih / dan perhormatan yang tinggi / kepada para Kyai dan Bapak Presiden / serta Bapak Ibu tamu undangan / yang berkenan hadir di kantor Pimpinan Pusat GP Ansor yang sempit ini./ Saya juga memohon maaf / jika dalam penyambutan / dan selama pelaksanaan acara ini / terdapat banyak kekurangan.

Bapak Presiden Jokowi,/ Para Kyai,/ Bapak Ibu Hadirin yang saya hormati./ Seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor yang saya banggakan.

Kita bangsa Indonesia / adalah bangsa yang diberkati. Bangsa yang dianugerahi semua prasyarat untuk hidup makmur. Tanah yang subur,/ laut luas membentang,/ sumber daya alam yang melimpah,/ dan kekayaan keragaman budaya. Kita adalah anak cucu dari orang-orang bijak bestari,/ yang mewariskan Negara / yang dibangun di atas landasan persaudaraan. Bagi GP Ansor, / NKRI yang berdasarkan pada Pancasila,/ UUD 1945/ dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika / adalah warisan Kyai-Kyai Nahdlatul Ulama yang harus dijaga dan pertahankan./ Kami ingin menegaskan kembali komitmen kami / untuk menjaga warisan NKRI ini dengan sungguh-sungguh,/ dan tidak akan membiarkan siapa pun mengancam eksistensinya./ Karena bagi kami,/ Indonesia adalah martabat dan harga diri.

Bapak Presiden Jokowi,/ Para Kyai,/ Bapak Ibu Hadirin yang saya hormati./ Seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor yang saya banggakan.

Hari-hari ini / kita dihadapkan pada situasi / yang berpotensi mengancam persaudaraan kebangsaan kita./ Situasi yang ditimbulkan dari perasaan ketidakadilan di masa lalu / dan perkembangan baru / dari pesatnya teknologi informasi / serta pengaruh dari dunia luar. Sikap intoleran,/ ujaran kebencian,/ dan fitnah / adalah cermin / dari defisitnya rasa saling percaya di antara sesama anak bangsa.

Itu semua mendasari kami / untuk mempertemukan Kyai-Kyai Sepuh / dengan Bapak Presiden / pada momen peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini./ Agar dengan teladan dan keberkahan Rasulullah,/ bimbingan dan doa para Kyai,/ serta kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi,/ bangsa Indonesia segera kembali / pada jati dirinya yang penuh tenggang rasa,/ saling menjaga,/ saling membantu/ dan saling percaya. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala / memberi bimbingan dan kekuatan kepada kita,/ khususnya Bapak Presiden Jokowi,/ serta meridloi langkah kita semua.

Di akhir laporan ini, perkenankan saya menyapa para sahabat Ansor dan Banser/ dengan sapaan kebanggaan kami./ Sapaan yang terus mengingatkan kami/ bahwa negeri ini/ adalah tumpah darah yang akan kami pertahankan/ dengan apapun yang kami miliki/ dengan resiko apapun yang mengancam kami..

SIAPA KITA..?
SIAPA KITA..?
NKRI?
Pancasila?
Nusantara?

Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thorieq
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, 11 Desember 2016 M/ 11 Rabi’ul Awwal 1438 H

H. Yaqut Cholil Qoumas
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor

comments