Peringati HUT ke 77 RI, PRNU Srengseng Bersama UPZISNU Kedokanbunder Gelar Santunan Anak Yatim

50

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Srengseng bekerjasama dengan UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Kedokanbunder menggelar santunan anak yatim dan dhuafa, di Mushola Al Mu’min Blok Pancakaki RT 11 RW 03 Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng, Rabu (17/8).

Sekretaris UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Kedokanbunder, Amin Hidayat menuturkan, santunan ini sebagai wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt.

“Sengaja pada momen ini, kita bekerja sama dengan LAZISNU untuk mengadakan kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa sebagai wujud syukur dengan berbagi di hari bahagia ini,” terang pria yang juga Wakil Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krangkeng.

“Semoga dengan rasa syukur ini Allah Swt memberikan kita kesehatan, keselamatan dan panjang umur,” harapnya.

Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Srengseng, Kiai Ismail Marzuki menjelaskan Nahdlatul Ulama ini didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari pada tahun 1926 sebelum Indonesia merdeka.

“NU sebagai salah satu pendiri NKRI, hari ini memperingati HUT RI ke 77 kita bisa melaksanakan santunan anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan LAZISNU,” terangnya.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini kata Kiai Ismail, “Pengingat bagi generasi muda akan perjuangan bangsa Indonesia dulu dan juga dapat digunakan untuk mengembangkan rasa nasionalisme, rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air,” tegasnya.

“Generasi muda harus bisa mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan kompetensi yang dimiliki,” pungkas Kiai Ismail.

Perlu diketahui, Kegiatan santunan yatim dan dhuafa ini sudah menjadi program UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Kedokanbunder.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh PRNU Desa Srengseng, Pengurus MWCNU Kecamatan Krangkeng, PC IPNU Indramayu, Ketua PAC Pergunu Krangkeng, Kepala SMK NU Krangkeng, Kepala SMP Hidayatun Nasyi’ien, Sekretaris UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Kedokanbunder, dan lebe Desa Srengseng