Pemdes Dadap Indramayu Tolak Bansos Gubernur Jawa Barat

(Indramayu) – Pemerintah Desa (Pemdes) Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu menolak Bantuan Sosial (Bansos ) Covid-19 Gubernur Jawa Barat untuk warga terdampak Covid-19.

“ Kami menolak bansos covid-19 Gubernur karena khawatir menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.” kata Kuwu Desa Dadap, Asyriqin S.Sos saat diwawancarai via telepon. Jum’at (08/05).

Asyriqin menilai Bansos Covid-19 Gubernur Jawa Barat tidak sesuai dengan data.
“ Pertama kita mendapatkan kuota 255 calon penerima, kemudian kita verval yang lolos cuma 110 calon penerima, setelah itu kami diminta pihak terkait untuk memenuhi kuota yang sudah diberikan yaitu 255, akhirnya kita tambahkan 145 kk, setelah kami berkoordinasi dengan pihak terkait di tingkat Kabupaten bahwa untuk masyarakat yang belum masuk dalam bansos jangan berkecil hati karena Pemprov membuka pengajuan seluas-luasnya, akhirnya kami kirimkan dan kami ajukan kurang lebih 1500 kk. Alhasil data yang keluar hanya mendapatkan 54 penerima atau KK, itupun kami tidak megetahui siapa-siapa saja namanya.“ tuturnya.

Asyriqin menambahkan, tentu hal tersebut akan menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

“ Kami berharap besar dengan adanya bansos gubernur ini tidak menimbulkan masalah-masalah baru di masyarakat kami.” harapnya.

Demi menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat Desa Dadap, maka pihaknya menolak Bansos Gubernur Jawa Barat. pungkasnya.

comments