Nestapa Ibu Tua, Rumah Bambunya Rata Terbakar

121

Cipongkor, (Ansorjabar Online)
Pagi menjelang siang, Jum’at (10/03), pukul 10.00 WIB disaat para tetangga sibuk dengan aktifitasnya, Ema Manah, seorang nenek tua meronta-ronta ingin masuk ke dalam rumahnya yang dilalap api untuk menyelamatkan sejumlah barangnya.

Namun apa daya, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Rumah bambu miliknya menjadi santapan api yang makin menjadi-jadi. Semua luluh lantak rata dengan tanah.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Kampung Pasir Panjang, Desa Neglasari Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat.

Beruntunglah ada Maman, tetangganya yang sedang berkerja dikebun,tak jauh dari rumahnya.

“Kapilari tina balik kaca, seuneu ngalelentab. Ema Manah tos payuneun seuneu bade nyalamaetkeun incuna”, kata Maman yang menjadi saksi utama.

Teriakan Maman minta tolong kepada para tetangga tak ada yang menyahut, karena masing-masing sedang diluar bekerja. Tak pikir panjang, Maman segera mengevakuasi Ema Manah.

“Sadayana rata, teu aya nu nyesa. Bujeung-bujeung tiasa nyalameutkeun barang. Seuneuna kabujeung ageung”, tambah Maman.

Rumah berukuran 4×8 m ini biasa dihuni oleh 5 orang. Di rumah tersebut, Ema Manah tinggal bersama anak dan cucunya.

Kebakaran bermula dari permainan api cucunya yang menyiprat gordeng kemudian kasur. Terjadi ledakan tatkala api melalap televisi. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, hanya tidak ada satupun barang yang terselamatkan.

Pasca kejadian, simpati para tetangga berdatangan, membawakan sembako dan pakaian layak pakai. Nampak hadir beberapa relawan Tagana Bandung Barat dan personil pendamping PKH Cipongkor membawa bantuan solidaritas.

Saat berita ini diturunkan, sedang berlangsung musyawarah warga untuk menyiapkan pembangunan kembali rumah Ema Manah. (Dede/Edi).

Comments

comments