Mau jadi pekerja tetap, atau tetap bekerja ?

14

Jawa Timur 14 November 2019.
Masalah ekonomi dan keuangan mungkin menjadi masalah diberbagai belahan dunia terutama di indonesia, mau tidak mau, diakui atau tidak,masih begitu besar ketimpangan antara yang kaya dan yang miskin, yang sejahtera dan yang tertatih-tatih.Ini merupakan masalah yang sangat mendasar, bagaimana tidak , sebagaimana diketahui ” kemiskinan mendekati jalan kekufuran” karena hampir semua akses menuju pemenuhan kebutuhan kehidupan itu dibarter dengan uang, yang jadi pertanyaan itu bagaimana seseorang bisa mampu menghasilkan pundi pundi uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ?.

Berkaitan dengan masalah tersebut diatas, inilah kiranya yang masih sangat perlu dan mesti untuk segera pokus dibenahi oleh pemerintah. Melihat pola yang terjadi saat ini, mau tidak mau seseorang itu harus mempunyai sesuatu yang dapat dijual, baik berupa barang, pengetahuan, jasa atau yang lainnya. Lantas bagaimana menciptakan manusia yang mempunyai sesuatu kemapuan itu ? sehingga mampu menghasilkan sesuatu untuk dijual ( menghasilkan uang )?? sehingga terpenuhi segala beban untuk menjalani kehidupannya. Dalam kenyataannya berapa persen kah warga Indonesia yang mempunyai pekerjaan tetap ? Atau berapa persen kah warga Indonesia yang sudah mempunyai keahlian khusus dan mampu menciptakan dan menghasilkan sesuatu untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya? baik untuk diri sendiri dan keluarganya,terlebih mampu memberikan peluang pekerjaan kepada yang lain ? Saya yakin pembaca sudah mengetahui jawabannya.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas , diantara salahsatu bentuk perhatian dan ikhtiar Pemerintah kabupaten sumedang terhadap perekonomian masyarakat sumedang, Pemerintah kabupaten sumedang lewat DEKRANASDA ( Dewan Kerajinan Nasional Daerah ) mengakomodir para Pelaku IKM dan UMKM yang ada di wilayah kabupaten sumedang dan mengikuti TRADE EXPO SKALA NASIONAL yang diadakan oleh Pemerintahan Kota dan Dekranasda Jawa timur yang bertempat di Mall Cito ( City Of Tomorow ) Jl.Ahmad Yani, No.288.dukuh menanggal, kecamatan.gayungan kabupaten Sidoarjo, Surabaya, Jatim.Harapannya melalui acara tersebut selain untuk mendukung IKM dan UKM namun terlebih lagi acara tersebut mampu menciptakan kader-kader pengusaha baru dalam dunia industri kreatif Jawa barat, sumedang pada khususnya. Acara Trade Expo Jatim 2019 berskala Nasional tersebut juga langsung dihadiri diantaranya Oleh : Ibu Wabup Kabupaten Sumedang Ibu.Hj.Samantha Dewi , Disperindag Kabupaten sumedang dan Sarana Ekonomi kabupaten sumedang.Acara tersebut dihadiri pula oleh beberapa provinsi dan kabupaten di indonesia diantaranya.

1. Provinsi Jawa Barat
2.Provinsi Sumatera Selatan
3.Provinsi Bali
4.Kabupaten Buton selatan
5.Kabupaten Pasuruan
6.Kabupaten Minahasa utara
7.Provinsi Sulawesi Tengah
8.Kabupaten Purwakarta
9.Kabupaten Kediri
10.Kabupaten Jepara
11.Provinsi NTB, Lombok
12.Kabupaten Tulung Agung
13.Kabupaten Blitar

Peserta memang tidak terlalu banyak yg hadir dari provinsi lain, dikarenakan berkenaan pula dengan beberapa expo yg diadakan didaerah lain. Ini merupakan langkah positif yang perlu didukung, namun selanjutnya masih ada pekerjaan rumah untuk menelorkan kader-kader pengusaha baru tersebut diantaranya masalah pemasaran, ketika IKM / UKM sudah kreatif dan produktif, mau dikemanakan hasil karyanya tersebut???
Motivasi perlu, Royalti juga perlu, namun Edukasi pun sangat perlu. Sehingga tercipta kader-kader pengusaha baru yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di kancah bisnis nasional.CapungAlit***

comments