Marilah Berorganisasi

134

Oleh : Ahmad Heri Kholilurrohman M. Pd
Setiap orang pasti mengetahui dan sering mendengar kata “organisasi”, dimulai dari ketika masa sekolah sampai kuliah dan bahkan bisa jadi sekarangpun mengikuti sebuah organisasi baik disadari atau tidak.

Menurut M. Dahlan Al Barry, seorang ahli Bahasa dan penulis Kamus Ilmiah, organisasi merupakan pengaturan dan penyusunan bagian-bagian tertentu hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan dari berbagai bagian sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Karena menjadi satu kesatuan, maka saya berasumsi bahwa fakta adanya organisasi adalah koordinasi segala aktivitas yang rasional oleh sejumlah orang untuk mencapai tujuan melalui pembagian dalam pekerjaan dan fungsi hirarki otoritas serta tanggungjawab masing-masing anggota.

Organisasi dalam bentuk apapun akan selalu ada dalam kehidupan kita. Coba kita perhatikan lingkungan keluarga kita, dan itulah organisasi. Begitu juga dengan hal yang lain. Ketika kita masuk ke lingkup yang lebih luas ada organisasi masyarakat.

Ketika kita masuk dalam lingkup agama, itu juga termasuk organisasi. Anak-anak remaja yang sedang belajar berpacaran juga sedang belajar berorganisasi. Dan itulah kehidupan kita yang selalu dilingkupi dengan berbagai macam organisasi.

Memang benar, organisasi menjadi keseharian dari hidup manusia dengan karakter makhluk sosial.

Lalu apakah organisasi itu penting? Penting.

Saya punya 3 (tiga) alasan.

Alasan pertama adalah organisasi melaksanakan fungsi penting yaitu dengan mengatasi keterbatasan sebagai perorangan, organisasi memungkinkan kita mencapai tujuan yang akan lebih sukar atau tak mungkin dicapai sendiri.

Alasan kedua adalah organisasi itu sebagai alat untuk melestarikan dan menambah pengetahuan. Dan alasan terakhir adalah karena organisasi itu sebagai sumber karir. Ini karena organisasi memberikan kepada anggotanya sumber kehidupan dan mungkin bahkan kepuasan terhadap pribadinya.
Jika Plato mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang berpolitik, maka saya katakan bahwa manusia adalah makhluk yang berorganisasi.

Jika Soekarno pernah berpidato bahwa berikan aku 10 pemuda maka aku akan rubah dunia. Maka pertanyaan saya adalah pemuda yang seperti apa? kenapa saya atau kita semua beserta teman-teman kita tidak bisa merubah sebuah desa atau kampung kita misalnya. Sehingga interpretasi saya bahwa pemuda yang dimaksud Soekarno adalah pemuda yang berorganisasi.

Karena itu, marilah berorganisasi. Lalu bagaimana caranya? Mmmhhh…saya akan bahas itu di lain artikel. Selamat berorganisasi.

Comments

comments