Malam 1 Juni, PC GP Ansor Kota Tasik Gelar Maulid Pancasila

80

TASIKMALAYA, (Ansor Jabar Online).- Tibanya Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni diperingati pula oleh jajaran pengurus GP Ansor Kota Tasikmalaya. Dengan menggelar “Maulid Pancasila”, Ansor Kota Tasikmalaya mengadakan dialog publik dengan menghadirkan narasumber dari PCNU Kota Tasikmalaya, KNPI Kota Tasikmalaya, Budayawan dan perwakilan PW Ansor Jawa Barat di Kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Jalan dr. Soekardjo 47, Rabu (31/5).

Ketua Tandfidziyah PC NU Kota Tasikmalaya, KH Didi Hudaya menjadi pembicara kunci, bagaimana Pancasila dan Syariat Islam tidak bertentangan dan tidak perlu dipertentangkan.

Begitupun dari Ketua KNPI Kota Tasikmalaya, Ahmad Junaedi Shakan bahwa Maulid Pancasila ini harusnya digelar KNPI sehingga melibatkan Organisasi yang lebih banyak. KNPI akan menjadikan Maulid Pancasila ini sebagai acara rutin tahunan yang sudah dipelopori PC GP Ansor Kota Tasikmalaya.

Budayawan NU, Aos Mahrus mengungkapkan bahwa Piagam Madinah sebagai bukti bahwa Rosul tidak mendirikan negara agama, tapi negara kebangsaan. Maka Madinah disebut Madinah Munawaroh (bersinar) bukan Madinah Islamiyah.

Ketua PC GP Ansor Kota Tasikmalaya, Ricky Assegaf menjelaskan Maulid Pancasila ini sebagai penegasan bahwa Pancasila prodak asli Indonesia yg tidak ada di negara manapun. Prodak genius, para pendahulu pendiri indonesia. Sehingga Pancasila tidak hanya diperingati sebatas upacara saja, tapi bagaimana menginplementasikan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. (Jn)

Comments

comments