Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Jonggol Jafikan Pengajian Rutinan Sebagai Sarana Berkumpul dan Berbagi Gagasan

32

Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Jonggol Jafikan Pengajian Rutinan Sebagai Sarana Berkumpul dan Berbagi Gagasan

Jonggol;, Ansorpedia Bogor
Kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Jonggol terhitung sejak satu tahun lalu pada masa kepemimpinan Ketua PAC GP Ansor kecamatan Jonggol sahabat Zulfikar berlangsung Istiqamah. . Kegiatan bulanan ini cukup menarik antusias nahdliyin dan warga sekitar.kegiatan ini dilaksanakan di pondok pesantren riyadul jannah Bogor

“Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor di jongg ini sudah berjalan sekitar 1 tahun dan tidak pernah kosong. Alhamdulillah,” kata Ketua Rijalul Ansor Jonngol sahabat Zulfikar Sabtu (14/9) malam di Pondok Riyadul Janah saat gelar acara.

Ia mengatakan dirinya bertekad untuk menjalankan berbagai kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor dengan maksimal. Lantaran menurutnya terdapat nilai manfaat yang cukup besar yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Meski yang datang 10 orang harus tetap dilaksanakan. Ini wujud kita dalam merawat keistiqomahan,” ungkapnya.

Kegiatan Pengajian Rijallul Ansor merupakan kegiatan yang baik dan bermanfaat, kegiatan bulanan ini juga dijadikan oleh pengurus PAC sebagai sarana PAC untuk berkumpul dan berbagi gagasan untuk Ansor.

Sementara itu Ketua PC GP Ansor Sahabat Domiry mengapresiasi terhadap sejumlah kegiatan yang dilaksanakan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor. Ia juga mengaku senang dengan semangat yang dimiliki pengurus majelis dzikir ini, sehingga kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sejak awal berjalan maksimal.

“Kami atas nama pribadi dan PC GP Ansor Kabupaten Bogor memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap Majelis Rijalul Ansor yang terus semangat menjalankan program-programnya,” ujar Gus Dom sapaan akrabnya.

Dalam pandangannya, kegiatan-kegiatan yang dilakukan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor merupakan bentuk nyata dari apa yang diwariskan para ulama.

“Kita meyakini apa yang para ulama warisan pada kita, bahwa kita harus komitmen dalam keagamaan dan negara. Soal keagamaan kita terapkan dengan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor,” jelasnya.

“Ini kita untuk merevitalisasi terkait keagamaan. Kalau soal negara jangan ditanyakan lagi. Bahkan terhadap konsensus negara pun kita siap mempertahankan,” sambungnya. (sahabat amin )

comments