Koordinasi Dengan Aparat, Ansor-Banser Majalengka Siaga Penuh Hadapi Ormas Anti Pancasila

612

Sukahaji, (Ansorjabar Online)

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Majalengka menyikapi serius rencana kegiatan yang dilakukan sekelompok ormas anti Pancasila, yakni HTI yang dialkukan pada sebagian daerah di tanah air.

Ketua Pimpinan Cabang Ansor Majalengk Ahmad Cece Ashfiyadi mengatakan, pihaknya dengan tegas akan menolak segala bentuk aktifitas yang mengganggu keutuhan NKRI. Menurut dia,  apapun bentuk kegiatan  yang bersebrangan ideologi Pancasila, maka hal itu digolongkan sebagai kegiatan  makar.

“Kegiatan yang mengindikasikan makar itu wajib dibubarkan oleh seluruh elemen bangsa ini. Yang harus diluruskan, kita bukan perlawanan terhadap sesama muslim, tapi menjaga negara dari mereka yang merongrong ideology Pancasila dan dan merusak keutuhan NKRI”, kata Cece seusai musyawarah PC Ansor-Banser Majalengka dan IPPNU di gedung PCNU Majalengka, Selasa (11/4/2017).

Menurut Pria asal Sumberjaya meminta agar aparat kepolisian bertindak untuk tidak memberikan ijin serta membubarkan segala aktifitas dan kegiatan ormas tersebut. Pihak Ansor sendiri menurutnya, tetap akan menempuh prosedur hukum yang ada dengan koordinasi kepada pihak berwenang.

“Kami akan melayangkan surat kepada pihak kepolisian tentang keberatan hadirnya ormas anti Pancasila dan keutuhan NKRI tersebut”, ucapnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Koordinator Cabang Barisan Ansor Serba Guna (Dansatkorcab Banser) Wahyudin mengaku pasukan Banser dalam siaga penuh untuk menghadapi ormas yang mengganggu NKRI.

“Banser tinggal menunggu instruksi saja. Kalau sudah ada perintah, Banser siap untuk menghadang gerakan anti Pancasila tersebut”, katanya.

Menurutnya, selama ini pihaknya selalu  diam, namun ketika harkat dan martabat bangsa yang didirikan oleh para Kiai NU, maka Banser siap tampil paling depan untuk melawannya.

“Terlalu lama kita diam, saatnya kita lawan gerakan-gerakan mereka yang terus merusak bangsa”, teriaknya menyemangati anggotanya. (Aan/Edi)

 

Comments

comments