Ketua STAIN MADINA Ajak Ormawa untuk Saling Sinergi Mengembangkan Kampus

3

Mandailing Natal—Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal diminta untuk saling bersinergi dan berkolaborasi untuk mengembangkan kampus.
Harapan itu disampaikan Ketua STAIN Mandailing Natal (Madina) Torkis Lubis pada Pelantikan ORMAWA STAIN Madina pada Minggu (8/03).

“Sebagai kampus yang baru berumur dua tahun, STAIN Madina membutuhkan komitmen dan dedikasi yang disertai dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadahi agar tumbuh berkembang”, tegas Torkis.

Torkis meminta kepada seluruh civitas akademika STAIN untuk belajar dan belajar bagaimana mengelola perguruan tinggi dengan para pihak, terutama yang maju-maju. “Dukungan Pemerintah Daerah Madina kita gunakan sebagai modal dasar dan tentu juga dukungan dan fasilitasi dari Kementerian Agama RI”, terang Doktor lulusan universitas di Maroko ini.

Kepada para aktivis ORMAWA, dosen yang masih tercatat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini meminta agar menjadi pemimpinnya semua mahasiswa, bukan hanya dari kelompok tertentu. “Demokrasi harus kita hormati salah satunya dengan memberikan hak dan perlindungan kepada semua”, katanya.

Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Direktorat PTKI Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI yang diminta memberikan pembekalan berpesan kepada para pengurus agar menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk menggerakan roda organisasi.

“Berbekal kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup, harus diimbangi dengan kecerdasan emosional (EQ) dalam memimpin ORMAWA”, kata Aktivis ’98 ini.

Ruchman menambahkan kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumbangsel ini harus berkembang menjadi laboratorium kepemimpinan mahasiswa yang efektif. “Ormawa menjadi laboratorium bagi kelahiran dan pertumbuhan calon-calon pemimpin”, kata Ketua I Senat Mahasiswa IAIN Walisongo.

STAIN Madina yang mengusung jargon kampus yang unggul moderat dan innovasi, saat ini memiliki 16 program studi, 150 dosen dan 1.500 mahasiswa. Rektor melantik pengurus SEMA, DEMA, UKM/UKK dan juga para dosen pembina. SK dibacakan oleh Kasman Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Dihadiri oleh Ketua Organisasi Kepemudaan se-Madina, Kapolres Madina. Kejaksaan Tinggi dan pejabat Pemda lainnya.(RB)

comments