Keluarga Besar NU Majalengka Aksi Damai Bela Palestina

35

MAJALENGKA, ansorjabar online – Pasca mencuatnya pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan Yerusalem sebagai Ibukota Israel memicu protes dikalangan umat islam membela Palestina. Hal ini tampak dari adanya Aksi Damai Bela Palestina yang dilakukan oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KB NU) beserta Organisasi Masyarkat yang lainnya di Kabupaten Majalengka, bertempat di depan Kantor Bupati Majlengka, Jum’at (15/12).

Koordinator Aksi dari KB NU, Aan Subarhan mengatakan Aksi ini merupakan bentuk simpatik dan dukungan kepada Palestina untuk tetap mempertahankan Yerusalem menjadi wilayahnya sekaligus mengutuk tindakan Amerika Serikar dan Israel.

“Ribuan umat Islam Majalengka, dihari yang barokah ini menyatakan dukungan penuh kepada Palestina dan mengutuk keras sikap Amerika Serikat dan Israel”, katanya di tengah-tengah ribuan massa aksi.

Aan juga menambahkan Tragedi Palestina ini merupakan tragedi kemanusiaan yang harus kita bela dan doakan. ” Murni ini meruapakn tragedin kemanusiaan, jadi bagi kami di NU kalau ada orang yang terdzolimi sudah seharusnya dibela dan di doakan”, tambah pria yang juga Ketua Dewan Asatidz Ponpes Darul Ma’arif Cikedung ini.

Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, Ahmad Cece Ashfiyadi mengatakan dirinya berserta organisasinya ikut terlibat dalam aksi damai bersama elemen lainnya sebagai bentuk solidaritas sesama muslim yang mana ingin membuktikan bahwa umat islam ini bersatu membela palestina.

“Kesepakatan aksi damai bela palestina ini agendanya satu, yaitu menunjukkan bahwa umat islam di Majalengka ini bersatu membela, mendukung dan mendoakan palestina. ” Sesama Muslim kita ini ibarat anggota tubuh, saling menjaga dan saling merasakan.

Jadi kami beserta KB NU ini menyuarakan dukungan kita secara terbuka”, katanya.
Ia juga mengungkapkan, Aksi ini merupakan gabungan umat Islam se Majalengka yang merasa terpanggil menyuarakan pembelaan terhadap Palestina.

“Kita berbaur dengan semua elemen umat islam di Majalengka dalan memberikan motivasi dan dukungan moril serta doa semoga Palestina terbebas dari serangan dan intimidasi Israel”, ungkap pria yang juga pengasuh ponpes Al Bukhori Sumberjaya ini.

Diakhir pernyataanya Cece, merasa umat islam punya kesamaan dan bisa bersatu manakala membela kepentingan agama dan kemanusiaan tidak disusupi dengan kepentingan politik ataupun kekuasaan.

“Dengan misi dan tujuan yang sama ternyata umat islam ini bisa bersatu tidak bicara politik kekuasaan terlebih masalah khilafah. Lihat saja aksi hari ini ribuan orang turun dari semua elemen umat islam.”, pungkasnya sambil tersenyum.

Ditempat yang sama dalam orasinya, Sekretaris PC GP. Ansor Ence Adam Mubarok meneriakkan perlunya membela tanah air dalam mempertahankan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti tragedi Palestina.

“Tragedi Palestina perlu dijadikan ‘itibar bagi kita semua bahwa Cinta tanah air itu penting dan perlu dipertahankan sampai titik darah penghabisan. Bagaimana rakyat Palestina memperjuangkan wilayahnya dengan nyawa. Kita perlu dukung dan doakan. Sepakat ???”, teriaknya dan dijawab sepakat secara serempak oleh ribuaan peserta aksi.

Comments

comments