Hati-hati parkir di Jalan ini, Brak…!!! Tas Anggota Dewan KBB Raib

252

Ngamprah, (Ansorjabar Online)

Sebuah tas milik anggota dewan Kabupaten Bandung Barat (KBB), H. Maryono secepat kilat hilang dari dalam mobilnya. Pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, yang terparkir di Jalan Raya Cimareme, Bandung Barat, Rabu (08/2), saat pemiliknya makan malam di jongko pecel.

Menurut salah seorang saksi mata, Dede Saepulloh (25) menjelaskan, dia sudah mencurigai gerak gerik tiga orang dengan berkedara dua motor di dekat mobil yang terparkir.

“Saat itu, dipinggir jongko ada dua mobil terparkir. Bersama pemilik mobil, saya sedang makan di jongko pecel. Kebetulan posisi saya paling luar. Saya curiga dengan dua motor tiba didekat mobil. Satu motor parkir di depan, dan satu lagi diparkir di belakang. Dikira akan masuk juga ke jongko pecel”, kata Dede.

Kecurigaan Dede semakin bertambah saat melihat salah seorang diantara mereka berjalan dengan mengintip ke dalam dua mobil yang terparkir. Makin penasaran, kemudian Dede keluar jongko untuk memastikan gerak gerik mereka. Tak disangka, mobil yang parkir paling depan dipecahkan pelaku.

“Salah satu diantara mereka mengintip ke dalam dua mobil yang terparkir. Pas saya keluar, salah seorang pelaku memecahkan kaca depan mobil. Saya teriaki mereka dan langsung kabur. Ternyata, dengan cepat pelaku ngambil dulu tas yang tergantung pada mobil pa haji”, jelas Dede.

Menurut keterangan pemilik mobil, di dalam tasnya yang raib terdapat sejumlah uang. Untuk memburu pelaku, anggota DPRD KBB Fraksi Gerindra ini bergegas melaporkan kejadian ke Polsek Padalarang.

Kesaksian pemilik Jongko pecel (sebut saja Marno), kejadian pencurian kendaraan yang terparkir disekitar jalan cimareme ini bukan pertama kali ini saja. Sebelumnya, juga pernah terjadi pencurian kendaraan bermotor yang terparkir saat pemiliknya di jongko nasi goreng.

“Disekitar sini memang sering. Kemarin-kemarin juga sebuah motor hilang saat pemiliknya di jongko nasgor”, ujar Marno. (hendi)

Comments

comments