GP Ansor Subang Mengutuk Demo Aliansi Santri Indonesia di PBNU

463

SUBANG – Ketua GP Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinata mengutuk keras atas terjadinya aksi unjukrasa yang dilakukan Aliansi Santri Indonesia di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

Asep menegaskan, sebagai seorang santri harusnya disampaikan dengan arif dan bijaksana tanpa harus melakukan tindakan yang justru memalukan identitas santri itu sendiri.

“Apapun persoalannya, saya pikir kalau memang itu benar-benar santri pasti akan menempuh jalan yang lebih sopan, apalagi tujuannya ke rumah besar para Ulama,” kata Asep.

Asep menilai, aksi yang mengatasnamakan santri tersebut disinyalir massa bayaran. “Itu terbukti sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pesantren mana mereka itu,” tandasnya.

Lebih jauh Asep meminta kepada semua pihak untuk menyikapi berbagai persoalan dengan arif dan bijaksana.

“PBNU itu tempatnya para Alim Ulama. Kita wajib untuk menghormatinya. Saya yakin, para Kyai juga akan membuka seluas-luasnya bagi siapapun yang ingin menyampaikan unek-unek,” harapnya.

Diberitakan, massa dari Aliansi Santri Indonesia berdemo di depan kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017). Mereka menuntut agar PBNU segera memecat, Sekjend PBNU, Helmy Faishal Zaini, yang diduga mendukung salah satu pasangan calon Pilkada DKI Jakarta. (Ade Mahmudin)

Tampilkan kutipan teks

Comments

comments