GP Ansor Peringati Maulid Nabi, Serta Silaturahmi Kiai Sepuh dan Presiden

930

Jakarta – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP)  Ansor bakal menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW(10/12/2016). Acara itu akan dilaksanakan di Kantor PP GP Ansor di Jl. Kramat Raya No.65 A, Jakarta Pusat, Dengan Tema “Indonesia dari Mata Bathin Kiai”.

Acara tersebut Akan diisi dengan silaturahmi para kiai sepuh seluruh Indonesia dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam acara tersebut sudah memastikan bakal hadir antara lain; Mbah Maimun, Tuan Guru Tur Mudzi, Kiai Haji Ahmad Sanusi Bajo, Habib Luthfi, Buya Muhtadi, dan Mbah Dimyati. Selain itu Rencananya GP Ansor Juga mengundang sekitar 45 Kiai sepuh, Tidak hanya itu, Menteri Agama dan pimpinan DPR beserta MPR juga diundang pada peringatan Maulid Nabi Muhammad tersebut.

Terkait acara tersebut , PP GP Ansor menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

  1. PP GP Ansor memandang bahwa persaudaraan kita sebagai anak bangsa sedang berada dalam ancaman. Saat ini kita sedang mengalami problem dalam tiga sektor ukhuwah (Trilogi Ukhuwah) sebagaimana gagasan KH Achmad Siddiq, yakni ukhuwah islamiyah,ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah. Beragam fakta dapat disodorkan untuk menguatkan argumentasi ini. Di antaranya ujaran kebencian begitu mewabah baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
  2. PP GP Ansor memandang jika realitas ini dibiarkan atau tidak diantisipasi maka akan membahayakan ke-Indonesia-an kita. Pada ujungnya, eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam bahaya.
  3. PP GP Ansor menegaskan kembali komitmennya sebagai pengawal NKRI. GP Ansor selalu berada di garis depan dalam menjaga eksistensi NKRI.PP GP Ansor mengajak segenap elemen bangsa untuk kembali merenung dan bermuhasabah bagaimana memandang ke-Indonesia-an kita. Tujuannya adalah terbentuknya komitmen nyata terhadap persatuan Indonesia yang dibingkai dengan persaudaraan hakiki.
  4. PP GP Ansor memandang bahwa dalam kerangka perenungan dan muhasabah itu, para kiai sepuh yang senantiasa menjadi panutan GP Ansor dimohon untuk memandang Indonesia dengan mata bathin mereka. Tujuannya adalah sebagai bagian dari rujukan langkah dalam konteks membangun persaudaran hakiki antaranak bangsa. Ansor akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan, keadilan, persamaan, dan saling menghargai sebagai bagian perwujudan Islam Nusantara yang telah dipedomani warga NU selama ini. Ansor juga terus mengajak berbagai elemen bangsa untuk menebarkan sikap toleran, cinta damai dan ramai yang merupakan akar budaya bangsa kita.
  5. Pertemuan antara Presiden Jokowi dan kalangan kiai juga menjadi momentum positif untuk semakin merekatkan dan menguatkan hubungan antara  kalangan umara dan ulama. Lewat silaturahim ini pula, diharapkan akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi positif bagi bangsa. Peran kiai NU dalam mendirikan dan membangun bangsa ini sudah terbukti besar. Petuah-petuah atau nasihat dari kiai tentu terus kita harapkan, khususnya dalam mewujudkan keutuhan NKRI.
  6. PP GP Ansor mengajak kepada seluruh elemen bangsa terutama umat Islam untuk mengambil pelajaran serta hikmah dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini. Utamanya pelajaran mengenai bagaimana Nabi Muhammad SAW membangun persaduaraan antarsesama umat manusia, tak hanya antarsesama umat Islam. Harapannya, dengan meneladani pola ukuhwah Nabi Muhammad SAW maka dapat menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  7. Maulid Nabi dan Silaturahim Presiden Jokowi dengan Kiai Sepuh juga akan dihadiri ribuan kader Ansor dan Banser dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Selain itu, pimpinan Ansor  dan Banser dari berbagai provinsi  di Indonesia juga akan turut diundang. Sebagai rangkaian kegiatan, pada Minggu sore, juga akan digelar tahlil dan barzanji di Gedung Ansor. Diperkirakn sekitar 5.000-an orang yang akan menghadiri acara ini.

Jakarta, 11 Desember 2016

Ketua Umum GP Ansor

H Yaqut Cholil Qoumas

 

comments