GP Ansor Makin Digoreng Makin Matang!

181

GP Ansor Makin Digoreng Makin Matang!

Berbagai berita negatif, hoax, dan adu domba terus di lempar bebas ke arah organisasi pergerakan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) yaitu Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Namun hal tersebut ternyata tidak sedikitpun menurunkan performa dari Organisasi GP Ansor. Hampir setiap minggu ada pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) atau Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di berbagai wilayah di Indonesia.

Ini merupakan pelaksanaan Visi Misi GP Ansor “penguatan sistem kaderisasi”, setiap Pimpinan Cabang Kota / Kabupaten di dorong untuk terus melaksanakan pelatihan, dengan diberlakukanya sistem kluster. Jadi semakin banyak melakukan Pelatihan makan Rating Cluster nya semakin baik.

Seperti hari ini PC GP Ansor Kota Bekasi melaksanakan PKD di tingkatan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Rawalumbu, pelaksanaan PKD dilaksanakan dua hari dari Sabtu – Minggu, 7 – 8 September 2019. Pelaksanaan PKD dengan tema “Kader NU adalah santri militan yang berintelektual dan berakhlakul khatimah” di ikuti oleh 35 orang peserta baru dari Kecamatan Rawalumbu.

Ketua GP Ansor Kota Bekasi Muhamad Jufry menerangkan bahwa “GP Ansor adalah organisasi kader, tanggung jawab organisasi tentu yaa kaderisasi” Beliau juga menyampaikan “kaderisasi adalah bagian dari bagaimana mengembangkan dan membesarkan organisasi, ada regenerasi dan harus terus melakukan penyegaran”.

Pada PKD ke 4 kali ini di isi oleh berbagai latar belakang disiplin ilmu diantaranya mengenai ” Narkoba” yang disampaikan langsung oleh Kasat Narkoba Polres Metro Kota Bekasi, ada mengenai media oleh sahabat Ahmad Tasori “Coki” Wartawan senior MNC Group serta materi – materi lain seperti Ekonomi, Keaswajaan, Keorganisasian dan Kebangsaan.

Terakhir Ketua PC NU Kota Bekasi KH Madinah menyampaikan pesan bahwa, “Ansor adalah generasi penerus NU, seperti apa NU di masa depan bisa kita lihat dari Ansor hari ini. Maka kader – kader harus tetap bersemangat tetap berkarya dan istiqomah” tutup sambutan beliau. (hm)

comments