Gelar Lailatul Ijtima, NU Ajak Pemkab Bersinergis

66

Majalengka,Ansorjabaronline – Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak terlepas adanya sinergitas antara pemerintah dengan berbagai steakholder termasuk Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Demikian yang diungkapkan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Majalengka, Drs. H. Dedi Mulyadi, MM dalam Acara Lailatul Ijtima Keluarga Besar NU di Kantor PC NU Kabupaten Majalengka, (6/10).

Ia mengatakan bahwa NU sebagai salahsatu ormas terbesar di Kabuapen Majalengka berharap dan mengajak adanya kerjasama dalam berbagai bidang dengan Pemerintah Kabuapaten Majalengka agar terwujudnya visi dan misi pembangunan khususnya terkait visi religius. “Sebuah keniscayaan kalau pemkab berjalan sendiri dalam mewujudkan visi dan misi pembangunannya tanpa ada kerjasama dengan berbagai pihak khususnya NU sebagai ormas,” Ungkapnya.

Ia pun mengajak semua keluarga besar NU untuk terus berperan aktif dan berkontribusi dalam membangun masyarakat dan daerahnya agar keberadaan NU benar-benar dapat dirasakan oleh semua masyarakat. ‘Pengurus disemua tingkatan dan Warga Nahdliyin harus jadi pioner perubahan ke arah kemajuan dan mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat”, pinta pria mantan Ketua PC Ansor Majalengka ini.

Ditengah-tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan hadirnya teknologi informasi yang begitu canggih, Kang Dedi biasa ia disapa menginginkan warga NU dan kader-kader NU mampu menjawab tantangan tersebut dengan menguasai serta terampil dalam bidang tersbut agar dapat bersaing dengan yang lainnya dan tampil didepan menjadi kader-kader berkualitas. “Sekarang dan ke depan dengan hadirnya teknologi dan informasi yang canggih harus mampu dikuasai oleh kader-kader NU dan warga Nahdliyin agar kita semua bisa bersaing dalam menjawab tantangan zaman”, terangnya.

Terkait dengan persiapan Hari Santri Nasional (HSN), Ia mengharapkan adanya peran maksimal dari Pemkab Majalengka dan pihak terkait untuk memperingatinya dengan cukup meriah dan bermakna sehingga kehadiran HSN betul-betul dimaknai sebagai simbol bangkit dan tampilnya para santri dalam berbagai lini mengabdikan diri sekaligus mengisi kemerdekaan bangsa ini dengan segala kemampuan yang dimiliki. “Adanya HSN sebagai bentuk pengakuan negara terhadap santri yang sudah memberikan kontribusi besar bagi negara. Karena itu NU berharap dan mengajak Pemkab serta pihak terkait lainnya untuk menyemarakkan HSN dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Ya pokoknya NU ingin Majalengja ini betul-betul terasa reiligiusitasnya.”, harapnya dihadapan ratusan tamu undangan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana yang ikut hadir dalam acara tersebut menyambut baik keinginan PC NU untuk bersama-sama menjalin sinergitas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Majalengka. “Pemkab sangat terbuka menerima ajakan dan keinginan semua pihak untuk menjalin sinergitas. Terlebih dengan NU yang merupakan ormas terbesar di Majalengka. “Ajakan dan keinginan PC NU tentunya sangat disambut baik oleh kami pemkab Majalengka untuk bersama-sama membangun dan menyukseskan visi misi Majalengka”, ucapnya.
Begitupun keinginan PC NU untuk memeriahkan HSN, tentunya Pemkab akan sharing dan duduk bersama dengan semua elemen santri di Majalengka khususnya PC NU untuk membicarakan program yang akan dilaksanakan untuk lebih memeriahkan HSN di Majalengka. “Insya Allah biasanya kita bahas bersama untuk peringatan HSN ini. Dan pemkab dengan salah satu visi dan misinya yaitu religius tentunya sepakat dan menyambut baik ajakan PC NU ini”, ungkapnya.
Acara yang diisi Tausiyah Kebangsaan oleh KH. Maman Imanulhaq ini dipadati oleh ratusan warga NU perwakilan dari setiap kecamatan juga dihadiri oleh Mustasyar PC NU DR. KH. Sarkosi Subkhi, Rois PC NU KH. Yusuf Karim, Ketua MUI Majalengka Drs. KH. Anwar Sulaiman. (NS)

comments