DOA UNTUK SANG KIYAI – GP ANSOR SUKASARI

DOA UNTUK SANG KIYAI – GP ANSOR SUKASARI

Rabu,7 April 2021. Gerakan Pemuda Ansor PAC Kecamatan sukasari Gelar tahlil bersama untuk Almarhum, Almagfurlah Abuya KH.Uci Thurtusi Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok Tanggerang Banten. Bertempat di madrasah Al-khoiriyah babakan jawa desa sindangsari, sukasari, sumedang.
Abuya Kyai Haji Uci Turtusi bin Dimyati, lebih dikenal sebagai Abuya Uci (meninggal pada selasa 6 April 2021), adalah seorang Ulama dan pendakwah Muslim Indonesia yang berpengaruh dari Banten. Uci adalah pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqlaliyah Cilongok yang menggantikan ayahnya, Abuya Dimyati bin Romli, yang meninggal pada awal 2001.Pesantren ini didirikan pada tahun 1957 oleh Abuya Dimyati, seorang ulama berpengaruh di Kabupaten Tangerang.

Abuya KH.Uci dikenal sebagai ulama yang dekat dengan mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur),ia sering menyebut nama Gus Dur dalam setiap ceramah agamanya ketika membahas hakikat Islam dan kerap menceritakan beberapa keistimewaannya sebagai seorang Ulama Muslim yang menjadi presiden. Selain itu, Uci juga dikenal dekat dengan Ulama muslim Indonesia berpengaruh lainnya seperti Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya ( Ketua JATMAN) Jam’iyyah Ahlith Thariqah aI-Muktabarah an-Nahdliyah. Badan otonom ini beranggotakan tarekat-tarekat muktabarah di Indonesia. yang didirikan pada Juli 1979 M bertepatan dengan Rajab 1399 H. Secara harfiah, Jam’iyyah Ahlith Thariqah aI-Muktabarah an-Nahdliyah berarti perkumpulan para pengamal tarekat muktabarah NU.

Acara Tahlil digelar sebagai wujud rasa kehilangan serta kecintaan GP Ansor Sukasari terhadap Para Ulama, Guru serta kiyai. Acara dipimpin langsung oleh ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sukasari ( Oma Komarudin, S.Pd ) Dia mengatakan Ulama adalah pewaris Para Nabi dan kita wajib mencintai dan mengikutinya acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua Rijalul Ansor kecamatan sukasari.

(Sanad Ilmu Abuya Uci Turtusi)
1. Nabi Muhammad Sollallohu Alaihi Wasalam
2. Sayyidina Ali Karomallohu wajha / Sayyidati Fatimah Az-Zahro
3. Sayyidina Husein
4. Ali Zaenal Abidin
5. Muhammad Al-Baghir
6. Ja’far Shodiq
7. Ali Uraidy
8. Muhammad An-Naghieb
9. Isa Arumi
10. Ahmad Al-Muhajir
11. Ubaidillah
12. Alwi Alawiyyin
13. Muhammad
14. Alwi
15. Ali Khola’ Ghosam
16. Muhammad Shohib Marbad
17. Alwi (Amil Faqih)
18. Abdul Malik
19. Abdulloh
20. Ahmad Jalaluddin
21. Jamaluddin Husein
22. Alj Nur’alam (syam)
23. Abdulloh (Raja Cempa Aceh)
24. Raden Syarif Hidayatulloh (Sunan Gunung Jati-Cirebon)
25. Sultan Maulana Hasanuddin (Banten)
26. Pangeran Yuda Negara
27. Panheran Surya Bajra (Panheran Surya Ningrat)
28.Tumenggung Kamil (Wulung Cilik)
29. Raden Data Saen
30. Raden Cimang
31. K.J Ahmad Khaerun
32. K.H Romli
33. K.H Dimyati (Cilongok)
34. K.H Uci Turtusi (Cilongok)

~Kakang

Sumber : https://www.nu.or.id/post/read/107414/sejarah-jamiyyah-ahlith-thariqah-ai-muktabarah-an-nahdliyah-atau-jatman
Sumber Biografi Abuya Uci : https://id.wikipedia.org/wiki/Uci_Turtusi

comments