Dirjen Pendidikan Islam Buka Invitasi Pekan Pengembangan Bakat Dan Minat Mahasiswa Se-Jawa dan Madura

Dirjen Pendidikan Islam Buka Invitasi Pekan Pengembangan Bakat
Dan Minat Mahasiswa Se-Jawa dan Madura

Jogjakarta—Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mewakili Menteri Agama RI membuka secara resmi secara daring kegiatan “Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) se-Jawa dan Madura”, pada Senin (21/06).

Ramdhani mengatakan di era revolusi industri 4.0 yang serba digital dan big data civitas akademika PTKI harus siap dengan paradigma baru, mentalitas dan ketrampilan termasuk menyikapi disrupsi.

Melalui zoom meeting, Dani mengingatkan, kemajuan teknologi informasi telah menyebabkan matinya kepakaran, dosen sebagai sumber belajar, lambat laun tergantikan oleh media digital.

“Tidak saja kurikulum dan tata kelola, tetapi kemampuan PT menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan multi talenta sangat penting”, kata Guru Besar UIN Sunan Gunungdjati Bandung.

Digelarnya IPPBMM, menurut Mantan Wakil Rektor III UIN Bandung ini sangat strategis untuk mengasah kemampuan intelektual, olah raga, seni dan riset di kalangan mahasiswa. “Sejatinya perguruan tinggi menjadi tahap persiapan, untuk menghadapi tantangan hidup setelah lulus, students’ preparation for life after college”.

Dihadapan peserta IPPBMM yang hadir di Aula UIN Sunan Kalijaga Dani mengingatkan mengandalkan kemampuan akademik yang dipelajari di bangku kuliah, tidaklah cukup. Harus mengasah kemampuan non akademik, seperti berpikir kritis, memahami dan menerima perbedaan, bekerjasama, kemampuan problem solving, dan penguasaan teknologi informasi dengan baik.

Dani berharap IPPBMM mampu memperkuat solidaritas, antar mahasiswa PTKIN se Jawa dan Madura, menyambung tali persaudaraan, tali intelektual dan tali kebangsaan di tengah-tengah kebhinekaan.

Mengakhiri sambutan, Dani berpesan agar IPPBMN menjadi media penempaan mentalitas mahasiswa, untuk bekerja keras sekaligus bertanding secara sportif, dalam meraih prestasi. Tapi ingat terapkan protocol kesehatan dengan 5 M dan diimbangi dengan mitigasi Covid-19.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. Nizar Ali, M.A mengatakan event-event pengembangan bakat minat harus dijadikan untuk merekrut talenta-talenta muda, generasi millinel di PTKIN. “IPPBMN akan meneguhkan kembali duta olah raga dan seni membawa citra pisitif PTKIN”, katanya.

Nizar memberikan kabar gembira bahwa saat ini APBN bisa digunakan untuk mendatangkan mahasiswa asing studi pada PTKIN dan itu harus dijadikan momentum merekrut mahasiswa asing yang mempunyai kapasitas intelektual bagus juga bakat dan minatnya.

Kegiatan IPPBMN dilaksanakan secara online dan offline. Penyelenggaraan secara online berlangsung dari tanggal 21-25 Juni 2021 di UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta Prof. Al Makin, M.A, Ph.D mengatakan terimakasih kepada Kemenag yang telah mempercayakan UIN Sunan Kalijaga sebagai Tuan Rumah IPPBMM. “Kegiatan olahraga dan seni sangat penting baik secara historis maupun dalam perspektif Islam”.

Hadir dalam acara pembukaan IPPBMM Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag, Ketua Forum Pimpinan PTKIN se Indonesia Prof. Dr. Babun Suharto, MM, Rektor PTKIN se-Jawa dan Madura, Ketua Forum WR III se Indonesia Isroqunnajah, Wakil Rektor III PTKIN se-Jawa dan Madura, Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ruchman Basori, para Kasi Subdit Sarpras dan Kemahasiswaan, official, pelatih dan mahasiswa dan sejumlah tamu undangan.(RB)

comments