Dedi Hasan Bahtiar : Saya Temukan Barokah di Ansor

864

Garut (ansorjabar online)
Dari sekian banyak kader Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Garut yang senantiasa mengikuti kaderisasi baik Pelatihan Kader Dasar maupun Pendidikan Latihan Dasar Banser, salahsatunya Dedi Hasan Bahtiar.

Ditemui di kediamannya, di Kecamatan Tarogong (30/4), Sahabat Dedi Hasan mengakui bahwa dirinya mendapatkan keberkahan ketika berjuang bersama dengan sahabat Ansor lainnya.

“Saya aktif di Ansor sejak jaman sahabat H. Aceng Amrulloh sampai hari ini motivasinya satu. Barokah,” ujarnya.
Selain itu, lelaki kelahiran Garut 38 tahun yang lalu mengungkapkan bahwa dirinya juga sepakat dengan perjuangan Ansor tentang konsep ke Islaman dan Kebangsaan.

“Salahsatu pondasi besar bangsa Indonesia adalah Ke Islaman dan Ke bangsaan. Sehingga Indonesia tetap kokoh ditempa segala kondisi,” lanjut Dedi Hasan.

Dirinya yakin, apalagi dalam kondisi seperti ini, ketika maraknya gerakan yang mulai mempertentangakn Islam dengan semangat kebangsaan, Ansor pasti menjadi garda terdepan untuk meluruskannya.

“Coba lihat hari ini. Cuma Ansor Organisasi Pemuda Islam yang berani tampil penuh percaya diri. Ditengah semangat formalisasi Agama, Ansor justru menawarkan semangat kebangsaan dan toleransi. Ini luar biasa. Kenapa? Karena sesungguhnya basic massa Ansor itu Islam Tradisional. Tapi Ansor berani ambil resiko. Saya betul betul mendapatkan tempat yang cocok dengan pemikiran saya di Ansor,” Beber Dedi Hasan.

Dihubungi via saluran komunikasi Whatsapp, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Cucu Rusman mengakui bahwa Dedi Hasan memiliki komitmen di Ansor.

“Setiap Kaderisasi baik PKD dan Diklatsar, sahabat Dedi Hasan hadir. Juga mengisi materi tentang kebangsaan,” ujar Cucu.

Cucu menambahkan bahwa pada awalnya dirinya heran dengan semangat Dedi Hasan.

“Sahabat DHB itu kan juga legislator Jawa Barat. Pasti orang sibuk. Sedangkan kaderisasi di Ansor itu dua bulan sekali. Tapi sahabat DHB tidak pernah absen. Selalu hadir”.
DHB adalah panggilan akrab Sahabat Dedi Hasan Bahtiar.

comments