Burhan : Mengajak Kader KNPI Kabupaten Bogor Untuk Berpikir Kritis

61

Bukan seorang Buang jika tidak mampu menggelorakan semangat luar biasa yang dimiliki generasi muda, melalui forum-forum seminar. Kali ini, Kader GP Ansor Kabupaten Bogor, Burhan membangkitkan optimisme generasi muda, melalui kegiatan yang bertajuk “Kegiatan Sinergisitas Dsn Kemitraan Pemuda Kabupaten Bogor : Pemuda Hebat, Pemuda Pancakarsa”, yang diselenggarakana oleh Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, bertempat di Hotel Taman Aer, Megamendung pada Selasa (8/10).

Kegiatan yang dihadiri puluhan generasi muda yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan Pimpinan Kecamatan KNPI tersebut, tampak antusias diikuti oleh generasi biru masa depan penerus bangsa Indonesia tersebut.

Burhan mengajak Pemuda untuk selalu bersikap otokritik terhadap langkah dan arah kebijakan pemerintah. Bukan untuk menjadi oposisi, namun untuk mengawal jalannya roda pemerintahan agar kebijakan pemerintah dapat tersalurkan dan tersampaikan kepada golongan masyarakat yang membutuhkan.

Seminar yang juga di isi oleh Ruhiyat, anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV ini juga dijadikan sebagai ajang konsolidasi untuk memupuk semangat berorganisasi pemuda dari mulai tingkat kecamatan hingga sampai tingkat kabupaten.

Dalam paparannya, Burhan yang juga adalah mantan ketua PK KNPI ini menularkan semangat berorganisasi dan wawasan berpikir kritis, yang dapat dijadikan sebagai best practice bagi generasi muda dalam memimpin Indonesia di masa yang akan datang.

“Kekuatan Pemerintah bukan hanya tentang Konsep dan Program, tetapi ada yang paling utama adalah bagaimana caranya pemuda bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya dan mau bergerak untuk mengawal konsep juga program pemerintah saat ini. Generasi muda harus mengambil peran itu dalam pembangunan, yaitu sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Pemuda juga selama ini memiliki andil besar dalam sejarah kebangkitan bangsa, oleh karenanya, maju mundurnya suatu bangsa, tergantung pemudanya. Tantangan pemuda masa depan adalah menjadi pemimpin yang berkarakter dan berintegritas tinggi. Mampu melihat, mendengar, merasakan dan berbuat. Oleh karena itu, kepemimpinan harus dipersiapkan sejak dini dan kalian harus mampu menjadi pemimpin sedari dini,” sebut Burhan yang kini menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Kabupaten Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga.

comments