Berbahagialah Menjadi Keluarga Besar Nahdlatul Ulama dan GP ANSOR

Berbahagialah Menjadi Keluarga Besar Nahdlatul Ulama dan GP ANSOR

Tulisan ini dibuat dalam acara dirosah ula ke 2 Rijalul Ansor Kabupaten Bandung Barat. Narasumber :Gus Nusron Wahid

Organisasi Nahdlatul Ulama adalah sebuah organisasi keramat, mengapa demikian karena organisasi ini masih terawat terjaga sampai hari ini sejak didirikannya pada tahun 1926 kurang lebih 2 tahun lagi organisasi nahdlatul ulama ini akan berumur 1 abad .

Jika kita lihat secara keilmuan modern dalam hal manajerial, organisasi Nahdlatul Ulama jauh dari kata standarisasi dari keilmuan manajerial karena begitu banyaknya anggota dari mulai kepengurusan PB sampai ke ranting ranting. Jika memang secara hitungan material ataupun dalam keilmuan modern banyak sekali alasan organisasi ini bisa saja sudah bubar.

Namun kita ketahui bersama bahwa organisasi Nahdlatul Ulama dibentuk dan didirikan oleh para muasis yang mempunyai kebarokahan dan karamah atas keilmuanya .
Organisasi Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang didirikan oleh para ulama dan di isi serta dirawat oleh para ulama.

Adapun syarat seseorang disebut sebagai ulama yakni :
1. Alim dalam bidang keagaamanya.
Alim dalam bidang keagamaan dapat didapat dikarena beliau ataupun para alimil ulama adalah mereka yang memang para alumni ataupun lulusan pesantren yang memang mampu untuk memperdalam ilmu keagamaan. Maka penting dalam merawat dan organisasi nahdlatul ulama adalah dengan masuk dan ngaji di pondok pesantren .

2. Takut kepada allah.
Mereka para alimil ulama adalah beliau beliau yang mempunyai rasa takut kepada allah, antara apa yang di ucapkan dan tindakanya itu sangatlah berhati hati.

3. Ibadih / Menghambakan ilmunya untuk orang lain .
Yakni mereka para alimil ulama adalah beliau beliau yang mampu mengamalkan ilmunya kepada orang lain, dan memberikan kemanfaatan kepada orang lain .
Seperti contoh . Hadrotusyaikh K.H Hasyim Asy’ari, siapa yang ragu terhadap keilmuan hadrotusyaikh K.H Hasyim Asy’ari, kita ketahui bersama bahwa kata hadratusyaik di timur tengah sendiri itu di sematkan pada ulama yang mampu menghafal 200 ribu hadits, jika syeikh itu ulama yang hafal 100 ribu hadits, dan hadratusyaikh adalah ulama yang semasa hidupnya dihabiskan untuk mengajar ilmu agama di pondok pesantren, mewakafkan dirinya dalam ilmu dan masyarakat.
Juga mbah wahab hasbullah juga demikian, hidupnya dan ilmunya di dedikasikan untuk ilmu dan masyarakat.

Maka keberkahan dari organisasi nahdlatul ulama sendiri itu hadir dikarenakan adanya keberkahan para alimil ulama para pendiri. Yakni para muasis, sehingga organisasi nahdlatul ulama bisa bertahan dan mendapatkan kemulyaaan hingaa kini .

Allahumma solli ala sayyidina muhammad .
Wallahualam bi shawab

comments