BER IPNU adalah sebagai ittiisholussanad ila rosul

200

Tasikmalaya – Ber IPNU adalah salahsatu cara untuk ittisholussanad ila rosul, Ungkap Majlis Alumni IPNU Fahmi Siddiq ketia sambutan pada Pembukaan Konferensi Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul  Ulama (IPNU) XXI di Gedung Dakwah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/12).

IPNU adalah Warisan dari para ulama dan jelas ketika ber IPNU itu adalah ittisolu sanad ila rosul, dan KH.Hasyim Asy’ari telah menegaskan “Barangsiapa mengurus NU aku anggap ia santriku dan siapa yamh menjadi santriku akan aku doakan khusnul khotimah beserta cucunya” Selain itu kita di IPNU adalah belajar kepada para ajengan/ kiai yang mana telah kita ketahui in syaalloh para kiai  kita sanadnya sampe kepada rosul.

Dihadapan kader IPNU Kabupaten Tasikmalaya ia meneruskan IPNU adalah generasi penerus perjuangan yang telah dimandatkan oleh para sesepuh dan tokoh NU.

Sekretaris GP.Ansor Kabupaten Tasikmalaya ini melanjutkan bahwa IPNU juga sebagai Juru Bicara NU di Kalangan Pelajar untuk membumikan Ahlussunnah Waljamaah, Islam Rahmatan Lilalamin, Faham Faham Nasionalisme dan sebagainya .

Telah kita ketahui bersama berbagai pelaku pengeboman dan aksi radikalisme itu dilakukan oleh Usia pelajar, ini sebagai PR besar IPNU untuk terus mengawal para pelajar dan menebarkan virus positive kepada mereka.

(Husni Mubarok)

comments