Ansor Garut : “Tangkap Pelaku Penganiayaan Mama Santiong”

1968

Ansor Garut : “Tangkap Pelaku Penganiayaan Mama Santiong”

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Garut geram dengan kejadian yang menimpa Mama Santiong. Ditemui disela-sela kaderisasi PKD dan Diklatsar di Kecamatan Talegong Kabupaten Garut (27/01/2018), R. Abdullah Badar mengecam tindakan barbar tersebut.

“Tidak habis pikir, ada orang yang tega menganiaya Kiai sekaliber beliau. Ini harus diusut tuntas. Harus segera ditangkap. Kalau tidak, bisa menjadi preseden buruk,” ungkap Badar.

Kejiadian yang menimpa mama yang akrab disapa Ceng Emon, tidak hanya melukai perasaan keluarga dan pesantren. Tetapi juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya terkejut dan tidak percaya awalnya. Ini jelas melukai perasaan masyarakat pada umumnya. Kami atasnama Ansor dan Banser Garut pun merasa bersedih,” kata Badar.

Badar juga berharap pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku serta memberikab penjelasan kepada masyarakat atas modus penganiayaan tersebut.

“Biar semuanya jelas. Dan kitapun juga menjadi tenang. Serta modusnya juga menjadi jelas. Jangan sampai masyarakat berspekulasi,” ungkap Badar.

Badar juga berdoa agar Ceng Emon lekas sembuh dan beraktivitas sesuai dengan biasanya.

“Beliau adalah sosok yang diperlukan masyarakat. Kami berdoa semoga lekas sembuh,” kata Badar.

Badar merencanakan agar segera melengok ke Pesantren Santiong.

“Beres acara PKD dan Diklatsar, kita langsung kesana,” lanjut Badar.

Dirinya juga memohon kepada netizen agar tidak menshare kondisi beliau.

Idham

comments